Beritasumut.com-Kadis Bina Marga Sumut Effendy Pohan mengatakan untuk tahun ini perbaikan jalan di Sumut dikonsentrasikan di tiga wilayah yakni Pantai Barat termasuk Nias, Pantai Timur dan juga di dataran tinggi. Dari masing-masing wilayah ini dialokasikan sekitar 32 hingga 35 persen anggaran peningkatan pembangunan jalan dari total alokasi sebesar Rp 600 miliar.
"Jadi porsi kue pembangunan itu kita usahakan merata di tiga wilayah ini dengan anggaran peningkatan pembangunan Rp600 miliar," ujar Effendy Pohan kepada wartawan Rabu (13/04/2016).
Dikatakan Effendy hingga saat ini untuk pembangunan fisik memang belum berjalan, karena masih proses tender, namun ditargetkannya dalam minggu ketiga ataupun akhir April pembangunan sudah bisa berjalan. "Kita ingin juga supaya pembangunan ini cepat, masalahnya kan harga minyak juga turun, makanya harga material bangunan juga harus kita turunkan," paparnya.
Namun, Effendy menampik kalau lambatnya proses pengerjaan pembangunan fisik tersebut dikarenakan saat ini Pemprovsu lagi melakukan proses uji kompetensi. "Tidak ada kaitannya sama itu, yang namanya kepala dinas tetap kepala dinas, soal uji kompetensi itu kan individunya, makanya tahun ini kita berupaya untuk mempercepat, tahun lalu juga bulan lima kita baru jalan, makanya kita berharap tahun ini bisa di bulan April," terang Effendy.
Sementara itu, untuk tahun ini kata Effendy, untuk jalan lingkar Samosir memang akan dinaikkan statusnya dari jalan kabupaten menjadi jalan provinsi. Saat ini Bupati sudah menyurati Pemprovsu untuk perubahan status dari jalan kabupaten diusulkan menjadi jalan Provinsi.
Untuk perubahan status ini lanjut Effendy memang harus dibutuhkan beberapa proses, dari surat pengusulan yang diajukan daerah, nanti akan dikaji secara teknis oleh Dinas Bina Marga Sumut, apakah jalan tersebut bisa ditingkatkan menjadi jalan Provinsi atau tidak, kemudian dibahas oleh DPRD Sumut, jika disetujui oleh dewan barulah akan diajukan ke Plt Gubsu agar bisa dikeluarkan SK perubahan status jalannya. "Pengusulan untuk perubahan status jalan itu ada hampir 100 Km," pungkas Effendy. (BS03)