Beritasumut.com-Disamping keberhasilan yang cukup menggembirakan pada Tahun 2015, Pemko Medan juga masih menghadapi masalah dan tantangan yang membutuhkan solusi yang semakin terpadu pada masa yang akan datang. Beberapa masalah dan tantangan pokok pembangunan Kota yang belum sepenuhnya teratasi antara lain perwujudan tertib dan kenyamanan lalulintas, pengembangan pasar tradisional modern, pembangunanan dan rehabilitasi prasarana dan sarana pendidikan serta kesehatan, pengembangan UKMK dan Peningkatan daya Saing Daerah. Hal ini dikatakan Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution menyampaikan Pengantar Walikota Medan tentang LPKJ Akhir Tahun Anggaran 2015 pada Paripurna, di Gedung DPRD Medan, Senin (11/04/2016). Dijelaskan Akhyar, kurang seimbangnya jumlah moda transportasi yang terus bertambah mengharuskan adanya manajemen dan rekayasa lalulintas yang lebih efektif guna memberikan keselamatan serta rasa aman dan nyaman berlalulintas. Selain itu diperlukan pembenahan, penataan dan pemberdayaan terhadap pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Medan agar dapat menjadi sarana ekonomi masyarakat yangs ehat sekaligus kompetitif. Dibidang pendidikan dan kesehatan, masih diperlukan peningkatan alokasi anggaran belanja daerah demi mewujudkan penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang semakin prima."Harus diakui daya tahan ekonomi Kota sengat dipengaruhi oleh keberadaan UKMK. Oleh karenanya kita perlu terus memberdayakan UKMK secara lebih terencana dan tepat sasaran dengan stimulan dan insentif yang lebih memadai," ujarnya.Sedangkan agar peningkatan daya saing daerah terjadi perlu diberlakukannya perdagangan bebas secara regional atau internasional. Hal ini tentunya lanjut Akhyar, harus diantisipasi secara cepat tepat guna mempertahankan daya saing produk-produk lokal baik dipasar lokal maupun ekspor. "Disamping itu tentu masih banyak masalah dan tantangan pembangunan Kota yang belum tertangani secara menyeluruh seperti keluhan-keluhan publik, pengangguran, kemiskinan dan kesenjangan," pungkasnya.(BS03)