Beritasumut.com- Asosiasi Jasa Konstruksi dan Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) di Indonesia serta seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat dalam proses pembangunan infrastruktur bangsa harus memiliki mental kebangsaan yang kuat serta jiwa patriotisme yang tinggi.Selain BUJK, sikap patriotisme dan revolusi mental kini juga digalakkan di internal Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).Kepala Badan Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR, Anita Firmanti menyampaikan bahwa Kementerian PUPR sangat concern terhadap revolusi mental Pegawai Negeri Sipil (PNS) khususnya jiwa nasionalisme dan bela negara para Aparatur Sipil Negara (ASN)."Kami khususnya, Bapak Menteri menangkap kebutuhan ini sebagai kewajiban untuk diterapkan kepada para ASN, khususnya "Generation Y", karena semangat militer untuk membangun infrastruktur Indonesia sangat diperlukan oleh Kementerian PUPR, dan hal ini harus terus dipupuk," tutur Anita saat bersilaturahmi dengan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kementerian Pertahanan RI, Mayjen TNI Hartind Asrin di Jakarta, akhir pekan kemarin seperti dilansir beritasumut.com dari situs resmi pu.go.id.Sementara itu, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kementerian Pertahanan RI, Mayjen TNI Hartind Asrin mengutarakan, masyarakat perlu terus diingatkan bahwa mental dan sikap untuk cinta dan bangga terhadap tanah air Indonesia itu sangat diperlukan. Karena begitu banyak pengaruh luar yang mengganggu bahkan dapat memecah belah kesatuan persatuan Indonesia."Nilai Pancasila harus terus ditanamkan kepada masyarakat Indonesia termasuk insan Kementerian PUPR," ujarnya. (BS02-rel)