Beritasumut.com-Tercatat 33 KK (127 orang) warga korban konflik eks Gafatar asal Kota Medan yang di tempatkan di 6 titik di Kota Medan.Untuk memperjalas keberlangsungan nasib mereka, Pemko Medan pun menggelar rapat penanganan pengembalian eks Gafatar di Balai Kota Medan, Kamis (07/04/2016). Rapat yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi dihadiri Kepala Kesbangpol Linmas Kota Medan Cheko Wakhda Ritonga, AKP R. Sihotang (Polresta Medan), Mayor Budi Oktavian mewakili Kodim 02/01 BS, Dr Hasan Matsum H (MUI Kota Medan), perwakilan Polres Pelabuhan Belawan, FKUB, Asisten Pemerintahan Kota Medan Musadat Nasution, Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan Armansyah Lubis, Kadis Kesehatan Kota Medan Usma Polita, Kabag Tapem Kota Medan Zein Noval serta camat se-Kota Medan.Menurut Cheko, rapat ini merupakan lanjutan dari pertemuan yang diadakan di Kantor Gubsu. Dari 21 kecamatan yang ada di Kota Medan, 11 kecamatan yang memiliki warga korban konflik. Sebanyak 33 KK warga korban konflik itu saat ini ditempatkan di 6 titik yaitu Lantamal I Belawan, SPN Sampali, Yonarhanudse 11/BS, Yonkav 6/Serbu, Den "A" Sat Brimob Binjai dan Yonarmed 2/105.Rapat yang digelar ini membahas lebih lanjut nasib warga korban konflik di Kecamatan Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan, Medan Area, Medan Selayang, Medan Timur, Medan Helvetia, Medan Baru, Medan Sunggal, Medan Denai dan Medan Maimun. Sebab, banyak keluarga mereka yang tidak mau lagi menampung warga korban konflik. Di samping itu banyak alamat keluarga yang diberikan oleh warga korban konflik tidak ditemukan di lapangan.(BS02)