Beritasumut.com - Pasca pelantikan Bupati/Walikota di Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (17/2/2016), PKC PMII Sumatera Utara (Sumut) berharap Bupati/Walikota yang baru dilantik merupakan pemimpin yang pro rakyat dan memperjuangkan kepentingan rakyat bukan golongan ataupun partai politik pendukung."Ada enam aspek yang kami soroti yang menjadi tantangan Bupati dan Walikota yang baru dilantik ke depan," ujar Ketua Umum PKC PMII Sumut Alihot Sinaga didampingi Sekretaris Umum Julfian Harahap, dalam keterangan tertulis, Kamis (18/2/2016).Pertama, perang terhadap narkoba. Bahaya narkoba cukup menghancurkan generasi muda di Sumut, maka Bupati dan Walikota yang baru dilantik harus bisa membentengi masyarakatnya dari cengkraman narkoba.Kedua, kata Alihot, meningkatkan fasilitas kesehatan. Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten/Kota harus mengoptimalkan puskesmas dengan fasilitas yang Lengkap dan peningkatan fasilitas ruma sakit di daerah.Ketiga, fasilitas pendidikan. Pemerintah Kabupaten/Kota harus mengoptimalkan pendidikan dan harus menyentuh semua elemen masyarakat. "Kita berharap kedepannya tidak ada lagi anak Sumut yang putus sekolah dengan alasan mahalnya biaya pendidikan dan Pemerintah Kabupaten/Kota harus lebih memperhatikan fasilitas pendidikan di pelosok daerah karena kita prihatin dengan fasilitas yang cukup memprihatinkan di pelosok daerah," kata Alihot.Keempat, kemandirian ekonomi. Pemerintah Kabupaten/Kota harus mengedepankan kemandirian ekonomi berbasis kerakyatan. Ke depan PMII berharap pemerintah dalam hal pembangunan harus mengedepankan kepentingan masyarakat dan melindungi nasib nelayan, petani dan buruh.Kelima, kemandirian desa. Pemerintah Kabupaten/Kota harus mendukung kemandirian desa dan mengoptimalkan pembangunan desa di Sumut. Kemajuan desa merupakan kemajuan masyarakat miskin di Sumut dan perlu perhatian dan pengawasan Pemerintah Daerah terhadap Dana Desa dengan arah yang lebih bagus."Keenam, perhatian terhadap pesantren di Sumut. Kita melihat hari ini pesantren selalu dinomorduakan oleh pemerintah. Padahal pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang selalu membentengi Indonesia dari paham-paham radikalisme dan paham-paham yang menyesatkan. Kita ketahui kemerdekaan Indonesia salah satunya dari perjuangan kiai dan santri. Maka kita berharap Pemerintah Kabupaten/Kota harus memperhatikan pesantren di Sumut," pungkas Alihot. (BS-001)