Dipimpin Tengku Erry, APBD Sumut Surplus. Ini Baru Paten!

Redaksi - Sabtu, 02 Januari 2016 22:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir012016/beritasumut_Dipimpin-Tengku-Erry--APBD-Sumut-Surplus--Ini-Baru-Paten-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi memeriksa kesiapan sembako jelang Natal dan Tahun Baru 2016 di sejumlah pusat perbelanjaan di Medan, Rabu (30/12/2015).

Beritasumut.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi menyatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut mengalami defisit dalam empat tahun terakhir. Namun setelah dipimpin Tengku Erry, APBD Sumut 2015 akhirnya bisa surplus.

 

Hal tersebut disampaikan Tengku Erry usai memimpin Rapat Evaluasi Akhir Tahun bersama pimpinan SKPD di Ruang Rapat Beringin Lantai VIII Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (30/12/2015).

 

Dalam kesempatan itu, Tengku Erry menegaskan, target pendapatan Rp8,452 triliun pada PAPBD 2015 telah terealisasi sebesar Rp8,454 triliun atau 100,02 persen periode 30 Desember 2015.

 

"Kondisi ini tentu sangat positif, karena tidak ada lagi istilah gagal bayar kepada pihak ketiga. Sebagaimana tahun yang lalu, sempat terjadi kekisruhan karena pendapatan pemerintah provinsi tidak memenuhi target. Semua kewajiban pemerintah provinsi kepada pihak ketiga pasti terpenuhi asalkan pihak ketiga melengkapi dokumen sesuai administrasi sebagai persyaratan pencairan," jelas Tengku Erry.

 

Berbeda dengan target realisasi empat tahun sebelumnya yang terus mengalami defisit. APBD Sumut 2014 lalu sebesar Rp8,645 trilliun. Namun yang terealisasi hanya Rp7,819 trilliun atau hanya sekitar 94,45 persen. Lebih tragis, target APBD Sumut 2013 sebesar Rp9,125 triliun, pendapatan yang terelisasi hanya Rp7,625 trilliun atau sekitar 83,55 persen.

 

"Kondisi defisit ini mempengaruhi proses laju pembangunan di Sumut. Tidak hanya bidang pembangunan, tetapi juga berpengaruh pada semua lini," tegas Tengku Erry.

 

Lebih lanjut Tengku Erry menyatakan, target APBD Sumut 2012 tercatat sebesar Rp8,610 trilliun. Realisasi pendapatan hanya terealisai Rp7,966 triliun atau hanya sekitar 92,52 persen.

 

"Awal Tahun 2016 menjadi langkah baik dalam pengelolaan APBD Sumut, karena surplus di periode 30 Desember 2015," ujar Tengku Erry.

 

Beranjak dari hal tersebut, Tengku Erry mengajak seluruh jajaran SKPD Sumut dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk bersinergi dalam pengelolaan keuangan daerah demi mendorong laju pembangunan dan perekonomian. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Tiba di Bandara Kuala Namu, Erry Dipakaikan Kain Songket Melayu

Berita

Pasca Dilantik Jadi Gubsu, Inilah Lima Target Erry Benahi Sumut

Berita

Presiden : Gubernur Jangan di Belakang Meja Saja, Harus Turun ke Lapangan

Berita

Sore Tadi, Presiden Lantik Erry Nuradi Jadi Gubernur Sumut

Berita

Plt Gubsu Minta Kelompok Pemuda Dukung Pencegahan Narkoba

Berita

Plt Gubernur Sumut Lantik 6 Kepala Daerah di Jakarta