Relawan Bertuhan: Apa Mungkin SN Berani Bawa-bawa Nama Luhut?

Redaksi - Selasa, 15 Desember 2015 20:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir122015/beritasumut_Relawan-Bertuhan--Apa-Mungkin-SN-Berani-Bawa-bawa-Nama-Luhut-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Safrizal.
Beritasumut.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan membantah meminta saham Freeport. Luhut juga membantah Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan lengser jika Freeport "pensiun" di Indonesia"Logika kitalah, apa mungkin SN berani bawa-bawa nama Luhut, jika mereka berdua sebelumnya tidak punya benang merah dan hubungan baik. Sadisnya Jokowi pun terikut-ikut," beber Koordinator Nasional Relawan Bersama Rakyat Bantu Harimau Nasional (Bertuhan) Safrizal, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/12/2015).Masih menurut Relawan Jokowi-JK ini, apa yang dilakukan SN sudah jelas pencemaran nama baik. Sederhana saja, jika Luhut dan SN bukan teman baik, penjarakan saja. Itu kan pidana, penjarakan saja! Selesai, gitu aja kok repot."Saya saja, sekelas pemain kampung, gak berani orang mencatut nama saya, masak sekelas presiden ama menteri berani-beraninya SN mencatut nama keduanya," pungkas Rizal. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Menko Polhukam Luhut Panjaitan dan Menkumham Yasonna Laoly Hadiri Sinode Am Periode XX GKPI di Simalungun

Berita

Teten Masduki Gantikan Luhut Panjaitan Jadi Kepala Staf Kepresidenan