Beritasumut.com - Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menilai sosok Calon Wali Kota Medan Nomor Urut 1 Dzulmi Eldin sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat.
Demikian disampaikan Ketua DPW LDII Sumut Agus Purwanto dalam silaturahim Calon Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dengan seluruh pengurus dan tokoh-tokoh LDII se-Kota Medan, di Aula Alfalah, Jalan Pelajar Timur Gang Sopohopur, Kelurahan Binjai, Medan Denai, Rabu (11/11/2015).
Menurutnya, mau pemimpin yang bagaimana lagi yang dicari. "Warga LDII tidak ragu, tidak pula bimbang, dan kami mantapkan hati mendukung dan memenangkan calon wali kota nomor satu, pasti benar," katanya.
Dia menyampaikan, setelah melihat brosur visi misi yang diprogramkan Eldin-Akhyar, warga LDII bertekad menyampaikan program tersebut ke warga lainnya agar dukungan dan pilihan akan terus mengalir ke pasangan Bang Eldin dan Akhyar (BENAR).
Agus mengatakan, seberapa hebatnya kita, semuanya tidak terlepas dari pertolongan Allah SWT. Makanya, Nabi Muhammad SAW berpesan agar berdoa, karena doa itu adalah senjata yang paling ampuh. Kekuatan doa adalah yang luar biasa. Doakanlah pak Eldin biar sukses dan menang di Pilkada Medan, sehingga menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.
"Diantara kita pasti sering salat malam (tahajud), doakan Pak Eldin. Paling tidak, satu atau dua doa di antara kita, ada yang dikabulkan Allah SWT. Hal itu pastinya sangat membantu Pak Eldin," ujarnya dihadapan seluruh pengurus, dan tokoh-tokoh LDII se-Kota Medan.
Mengawali sambutannya, Dzulmi Eldin mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan warga, pengurus, dan tokoh-tokoh LDII itu. Amanah ini, sambungnya, menjadi motivasi untuk berbuat yang lebih baik untuk masyarakat di Kota Medan.
"Medan ini akan kita jadikan kota yang lebih religius. Di Martubung nanti akan dibangun Islamic Centre, lahannya sudah tersedia sekitar 22 hektar," ujarnya disambut decak kagum seluruh warga LDII.
Eldin menyampaikan, pembangunan program pembinaan keagamaan di Kota Medan sudah jauh tertinggal dibanding dengan kota-kota lainnya. Sebab, setiap pembangunan Islamic Centre selalu bermasalah.
"Makanya kita harus hati-hati. Islamic centre ini nantinya tidak hanya dianggarkan dari APBD saja, melainkan bisa diambil dari dana mana saja yang diperoleh. Ini bisa kita lakukan dengan peran serta bapak ibu semua. Bisa kita maksimalkan dan kitalah yang harus membesarkan Islam ini," tandasnya.
Selain itu, pemerataan pendidikan, merupakan program yang mereka usung. Bahkan, dikepemimpinannya yang akan datang, setiap kecamatan akan ada sekolah setingkat SLTA.
"Tahun mendatang, kita tidak lagi memberlakukan Wajib Belajar 9 Tahun, tapi Wajib Belajar 12 Tahun. Pendidikan itu sangat penting, anak SMA tidak akan dipungut biaya, tapi ditanggung pemerintah," urainya sembari mendapat tepuk tangan seluruh warga LDII.
Tak hanya itu, di hadapan sesepuh LDII, Karsono, Ketua LDII Kota Medan Hasoloan Simanjuntak, Pembina LDII Sumut Lahmuddin Lubis, Selamet, Norman, dan tokoh masyarakat Darsono, Eldin menyampaikan beberapa program kerjanya seperti peningkatkan ekonomi kerakyatan, pembangunan Rumah Sakit Tipe C di Labuhan, dan pembangunan tanggul rob di Belawan.
"Kemudian kita akan melakukan pembangunan pariwisata Danau Siombak, sehingga warga bisa berdagang di sekitar lokasi. Tapi saya juga berharap agar masyarakat jangan mau tergiur menjual tanahnya. Karena kalau sudah terbangun pariwisata Danau Siombak, tanah di sana bakalan mahal. Makanya saya juga akan buat perwal atau perda tentang itu. Kalau hanya kerjasama boleh, asal tidak dijual," pintanya.
Terakhir, katanya, seluruh masyarakat Kota Medan dan khususnya warga LDII, Eldin berharap agar seluruhnya dapat memerangi bahaya narkoba.
"Kita harus punya sikap memeranginya. Tetangga kita yang kena narkoba, kita harus peduli dengan melaporkannya ke kepling atau lurah dan nantinya pemerintah yang akan merehabilitasinya. Karena narkoba ini awal dari kehancuran. Kalau sudah kecanduan, apa pun akan mereka lakukan, makanya terjadilah pembegalan dan tindak kriminal lainnya. Makanya kita harus bertekad memerangi narkoba ini," pungkas Eldin. (BS-001)