Beritasumut.com - Suara perempuan di Kota Medan sebanyak 1.026.941 pemilih. Jumlah itu lebih besar dari jumlah pemilih laki-laki sebanyak 1.000.615. Alasan itu, Pengurus Daerah (PD) Salimah Kota Medan mengajak anggotanya memilih pemimpin yang benar.
Demikian disampaikan Ketua PD Salimah Kota Medan Endang kepada ratusan anggota pengajian PC Medan Deli di Jalan Pancing I, Medan Deli, Ahad (8/11/2015). Ratusan anggota pengajian itu hadir untuk memperingati Tahun Baru 1437 H, sekaligus menggelar pengajian/dzikir akbar serta mendengarkan visi dan misi dari pasangan nomor 1, Bang Eldin-Akhyar (BENAR).
Hadir pada kesempatan itu, Calon Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Tokoh Masyarakat Medan Deli M Djaisir serta sejumlah tokoh masyarakat dan agama lainnya.
Mengawali sambutan, Ketua PC Salimah Medan Deli Yuliantini mengatakan, pengajian ini sengaja digelar untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, syiar Islam dan menguatkan hubungan silaturahmi diantar sesama umat muslim.
"Apalagi sekarang ini menjelang Pilkada Medan, kita semua memilih imam untuk di Kota Medan. Inilah sebagai alat pemersatu diantara kita, agar kita semua bisa mendapatkan pemimpin yang Benar," katanya.
Sementara itu, Ketua PD Salimah Kota Medan Endang menyampaikan, hasil berbagai lembaga survei dalam memilih pemimpin wilayah, diantaranya harus dekat dengan masyarakat/pemilih, bisa bekerja sama dengan masyarakat artinya komunikatif dengan beragam lembaga, punya pengalaman memimpin serta memiliki kemampuan.
Selanjutnya, dia menyatakan, khusus untuk perempuan, pemimpin wilayah harus mampu membuat perlindungan kepada anak dan perempuan, baik dari KDRT maupun dari sisi lainnya. Selanjutnya, memberikan kemudahan berekspresi dan harga sembako tidak naik.
Khusus untuk Salimah, Endang mangatakan, Organisasi Masyarakat (Ormas) Salimah merupakan satu-satunya ormas yang siap untuk bekerja sama dengan pemerintah, dan terbuka kerja sama dengan LSM, Organisasi Keagamaan dan komunitas-komunitas demi mewujudkan sebuah pembangunan.
"Hari ini kita semua kedatangan orang yang ramah, santun dan sederhana. Insya Allah Pak Eldin inilah menjadi pemimpin kita, pemimpin yang benar untuk Kota Medan. Ingat, Rabu 9 Desember 2015 kita pilih satu untuk Medan lebih Benar," katanya.
Sementara itu, Dzulmi Eldin menyampaikan permohonan maaf istrinya, Rita Maharani tidak bisa hadir bersama.
"Saya menyampaikan permohonan maaf istri saya, tidak bisa hadir hari ini karena sedang menjaga orang tua kandungnya, atau mama mertua saya sedang sakit dan sekarang di rumah sakit. Saya mohon doa untuk kesembuhan orang tua kami," ucapnya.
Dia mengatakan, pada kesempatan ini dirinya bukan dalam kapasitas berkampanye atau mengajak orang untuk memilih nomor satu pada 9 Desember 2015 mendatang. Melainkan hanya menyatakan, di dalam visi dan misi pencalonannya jelas dibuat kerja sama.
"Artinya pasangan nomor 1 siap bekerja sama untuk pembangunan Medan Rumah Kita. Baik itu perlindungan anak, perlindungan perempuan, peningkatan kesejahteraan dan pendidikan gratis serta kesehatan gratis, Insya Allah diwujudkan bila amanah sampai kepada saya dan Akhyar," sebutnya.
Usai menyampaikan sambutan, Eldin beranjak sila kepada para anggota pengajian. Karena akan menghadiri empat acara lainnya yang waktunya hanya berselisih 30 menit. (BS-001)