Temui Ibu-ibu Pengajian, Eldin Beberkan Pendidikan Gratis 12 Tahun

Redaksi - Selasa, 03 November 2015 06:01 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir112015/beritasumut_Temui-Ibu-ibu-Pengajian--Eldin-Beberkan-Pendidikan-Gratis-12-Tahun.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Eldin bersama ibu-ibu.

Beritasumut.com - Warga meminta pendidikan gratis hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), mengurus administrasi kependudukan mudah dan gratis, serta kesehatan gratis dengan fasilitas pelayanan lengkap di puskesmas.

Harapan warga itu disampaikan langsung kepada Calon Wali Kota Medan Nomor Urut 1 Dzulmi Eldin saat menghadiri acara Tahun Baru Islam, di Jalan Starban Gang Lurah, Kelurahan Polonia, Medan Polonia dan bertemu pengajian ibu-ibu di Jalan Jenggala, Medan, Senin (2/11/2015).

Dialog yang dimulai dengan mendengar tausyiah Ustadz Herman Syahputra itu diikuti Pengajian Nurul Hidayah, Nurul Ikhsan, Nurul Iman, Ikhwatul Hasanah dan Ar Ridha serta hadir sejumlah tokoh masyarakat, agama dan organisasi kepemudaan.

Sebelum dilakukan dialog, Ketua Panitia Ana Deprizen mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diketahui dari sosok Dzulmi Eldin. Semua itu bisa didengar langsung dengan apa yang akan dilakukannya untuk Medan lima tahun mendatang.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Bang Eldin-Akhyar (BENAR), Syaf Lubis mengatakan, warga banyak yang mengeluh sulit mengurus KTP, Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran. Untuk mengurusnya, waktunya lama dan selalu ada benturan dengan petugas yang melakukan pungutan biaya.  

Kemudian, untuk berobat masih saja harus mendapatkan pelayanan tak memuaskan di puskesmas. Selanjutnya, petugasnya juga minim serta alat-alatnya kurang lengkap. Selain itu, warga juga membutuhkan sekolah negeri secara gratis.

Syaf menyebutkan, warga di Kelurahan Polonia membutuhkan tangan-tangan terampil untuk bekerja, bukan berbicara saja. Warga juga membutuhkan pemimpin yang bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Ini saatnya membuat komitmen dengan pasangan nomor urut satu untuk melaksanakan apa yang kita inginkan.

"Saya membawa Pak Dzulmi Eldin kepada para ibu-ibu, untuk menunjukkan hanya Pak Eldin yang mampu menyelesaikan dan memenuhi apa yang kita inginkan. Karena Pak Eldin merupakan pemimpin yang berpengalaman, selama 35 tahun menjadi birokrat, pernah Sekda Medan, Wakil Wali Kota dan Wali Kota. Saya yakin Pak Eldin mampu memberikan yang terbaik untuk kita," ujarnya. 

"Kalau Pak Eldin tidak bisa mewujudkan yang terbaik untuk warga, saya sebagai Ketua Golkar akan berseberangan dan mengkritik kinerjanya," tambahnya.

Di tempat yang sama, Dzulmi Eldin mengaku tidak mau berjanji dengan warga di Kota Medan, melainkan ingin membangun komitmen program kerja dalam hal untuk mensejahterakan.

Dia menyebutkan, untuk mensejahterakan warga, program kerja pemerintah ke depan membuat pendidikan 12 tahun secara gratis di seluruh sekolah negeri. Sekolah negeri gratis ini diperuntukkan bagi warga Medan. 

"Untuk mewujudkan kesejahteraan, pasti pendidikan paling utama. Usia pelajar harus sekolah, saya akan terus keliling dan memantau warga bila nantinya didapati ada warga yang tidak bersekolah karena ketiadaan biaya, saya yang akan langsung mengantarkannya ke sekolah," katanya.

Eldin juga mengatakan, setelah sekolah, maka dibuatkan kesehatan gratis. Sekarang ini sedang berjalan program kesehatan gratis, setiap warga peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Medan Sehat (JPK-MS) akan secara otomatis menjadi peserta BPJS yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah. 

"Kedepannya tinggal saya lanjutkan dengan pembenahan pendukung pelayanannya," sebutnya.

Dia menambahkan, apapun yang disampaikannya bukan sekadar cakap-cakap. Boleh dilihat dari hasil kerja selama setahun menjadi Wali Kota Medan.

"Saya tidak akan pernah mau berbuat janji, tapi saya hanya mau mengatakan apa yang saya yakin mampu mengerjakannya. Kalau untuk program pendidikan dan kesehatan tersebut, saya bisa mengerjakannya," ucapnya disambut tepuk tangan.

Eldin mengatakan, untuk mewujudkan pendidikan gratis 12 tahun dan peningkatan pelayanan kesehatan, maka dibutuhkan kerja sama dengan masyarakat. Caranya, warga cukup datang ke TPS pada 9 Desember 2015, masuk ke bilik suara untuk mencoblos secara benar nomor 1. 

"Satu suara yang ibu-ibu dan bapak berikan, akan membantu ribuan anak untuk mendapatkan sekolah secara gratis, dan ribuan warga mendapatkan pelayanan kesehatan gratis," ucapnya.

Tak lupa, Eldin mengingatkan para ibu-ibu untuk tetap memberikan perlindungan kepada anggota keluarganya agar terhindar dari bahaya narkoba. Selanjutnya, warga juga diingatkan untuk menegur para tetangganya bila mengetahui memakai narkoba. Jika tidak menegurnya, yakinlah keluarga kita bisa terikut menjadi pencandu narkoba. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait