Eldin Teken Kontrak Politik Dengan Mahasiswa

Redaksi - Sabtu, 31 Oktober 2015 13:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102015/beritasumut_Eldin-Teken-Kontrak-Politik-Dengan-Mahasiswa.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Dzulmi Eldin menandatangani kontrak politik memimpin Kota Medan dengan mahasiswa, di Koki Sunda, Jalan Hasanuddin, Medan.

Beritasumut.com - Calon Wali Kota Medan Nomor 1 Dzulmi Eldin menandatangani kontrak politik dengan Gerakan Mahasiswa Republik Indonesia (GMRI) Sumatera Utara (Sumut). 

Kontrak politik tersebut berisi beberapa poin diantaranya memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat di Kota Medan tanpa terkecuali, menjadikan Medan sebagai kota beriman, memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada para pemuda di Medan, mengutamaan kebijakan anggaran yang pro rakyat serta menciptakan kenyamanan dan keamanan sosial serta kedamaian.

Eldin dengan mantap menyatakan sanggup menjalankan seluruh isi kontrak politik tersebut, karena sejalan dengan berbagai program yang diusungnya bersama calon wakilnya Akhyar Nasution. 

"Apa yang tertera dalam kontrak tersebut merupakan program-program yang masuk dalam rencana kebijakan kami jika amanah kepemimpinan diserahkan kepada kami," kata Eldin dalam dialog interaktif "Membumikan gerakan pemuda dalam membangun Kota Medan", di Koki Sunda, Jalan Hasanuddin, Medan, Kamis (29/10/2015).

Mantan Sekda Kota Medan ini memaparkan beberapa program yang benar-benar sejalan dengan kontrak politik tersebut mulai dari tuntutan agar memberikan pelayanan tanpa terkecuali. 

Menurutnya salah satu program nyata yang sudah mereka canangkan yakni pelayanan di bidang kesehatan dan pendidikan dengan pemerataan pembangunan fasilitas yang memadai pada setiap kecamatan. 

Khusus untuk hal ini ia memaparkan rencana pembangunan SMA Negeri di Medan Deli serta pembangunan rumah sakit umum tipe C di Medan Labuhan atau khusus untuk kawasan Medan bagian Utara.

"Ini harus terwujud kalau kita ingin meratakan pelayanan kepada seluruh warga. Setahun terakhir saya sudah mulai merintisnya, dan Insya Allah Tahun 2016 sudah mulai terealisasi, sehingga pelayanan kesehatan tidak usah terlalu jauh harus ke RSUD Pirngadi Medan yang jumlah pengunjungnya sudah padat," katanya.

Sementara itu, mengenai menjadikan kota beriman, hal tersebut juga sudah masuk dalam program mereka dalam wujud pembangunan Islamic Center yang kini progres awalnya sudah berjalan. 

"Tanah seluas 22 hektare sudah dibeli atau lahannya dibebaskan, tinggal kita membangun. Sebelumnya saudara-saudara kita dari agama Kristen dan Katolik sudah memiliki center masing-masing. Inilah bukti Medan memang harus menjadi kota beriman," ungkapnya.

Dari semua itu, Eldin sedikit membeberkan beberapa kondisi yang membuatnya menjadi "sasaran" kemarahan warga saat ini atas kerusakan beberapa ruas jalan di Medan. Ia mengaku ikhlas menerima berbagai tudingan yang menyebutkan menjadi aktor utama di balik kerusakan-kerusakan tersebut karena kemarahan-kemarahan dan tudingan tersebut berasal dari orang yang tidak memahami pengelolaan jalan di Medan.

Meski berada di Medan, namun pengelolaan jalan-jalan tersebut menurutnya dibagi menjadi kewenangan mulai dari kewenangan pusat, provinsi dan Kota Medan. Beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan justru ada di bawah pengelolaan dari pusat dan provinsi akibat pengerjaan proyek pemasangan pipa limbah. Pemko Medan sendiri tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan anggaran memperbaiki proyek yang menurutnya "tidak profesional" tersebut.

"Penganggaran untuk proyek tersebut sudah mereka susun mulai dari pengorekan hingga perbaikan, sehingga saat saya menjadi wali kota saya tidak berani mengeluarkan anggaran untuk memperbaikinya karena itu akan menimpa anggaran mereka. Itu akan jadi temuan dan pelanggaran hukum," ungkapnya.

Dari belasan surat yang dikirimkan Pemko Medan dan ditandatanganinya saat menjabat Wali Kota Medan ke Kementerian PU maupun pihak pelaksana proyek, Eldin mengaku sudah mendapat titik terang dimana dari balasan surat yang sudah dikirimkan, mereka berjanji akan memperbaiki jalan pada Desember 2015.

"Saya mendapat informasi mereka akan memperbaiki pada awal Desember 2015. Kita berharap janji tersebut akan ditepati. Supaya nggak dianggap saya yang gak bisa memperbaikinya," ujarnya sambil tertawa.

Sementara mengenai pembinaan dan pemberdayaan pemuda, Eldin meminta agar pemuda juga berperan aktif menyumbangkan pemikiran untuk membantu pemerintah dalam membangun Water Front City di Belawan. Pembangunan pada 2017 mendatang diharapkan memberikan multiefek bagi perkembangan ekonomi di Medan. Hal yang sama juga dimintanya dari pemuda untuk berperan serta dalam menciptakan kenyamanan dan keamanan sosial dan kedamaian.

"Pemuda harus berperan serta didalamnya untuk mengisi berbagai kegiatan perekonomian dalam pembangunan water front city serta ikut dalam menjaga keamanan di Medan. Pemuda yang memiliki kekutan untuk itu," ungkapnya.

Sementara itu Dewan Pembina DPP GMRI Sumut Azmi Siregar mengaku sangat simpatik terhadap gaya kepemimpinan Eldin. Menurutnya gaya kepemimpinan yang mengedepankan kelembutan namun tetap tegas menjadi salah satu cara yang tepat untuk memimpin Medan yang multikultural.

"Gaya kepemimpinan bapak tidak memicu kegaduhan politik, tapi bukan berarti pula lemah. Buktinya kita bisa melihat berbagai program yang akhirnya terealisasi, jadi kami anggap gaya kepemimpinan seperti ini yang benar di Kota Medan," katanya.

Hal yang sama disampaikan Ketua DPP GMRI Muhammad Abdullah. Ia memastikan seluruh mahasiswa GMRI akan memberikan dukungan kepada Eldin yang mereka percaya mampu membawa Medan menjadi rumah yang lebih baik. 

"Yakinlah program yang bapak usung akan kami tagih nantinya setelah kami mendudukkan bapak menjadi Wali Kota Medan," tegasnya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

MK Tolak Gugatan Pilkada Medan

Berita

Tim Pemenangan BENAR: Pilkada Medan Lancar dan Jadi Kemenangan Bersama

Berita

Ketua KPU RI Turun ke Medan

Berita

Partisipasi Pemilih Terendah di Indonesia, REDI Tuntut Pilkada Medan Susulan

Berita

Eldin-Akhyar Menang Telak di Medan

Berita

Real Count Pilkada Medan: BENAR Unggul 68,5 Persen