Beritasumut.com - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Sahabat BENAR menggelar aksi simpatik dan ajakan memilih dengan membagi-bagikan bunga dan souvenir serta air minum kepada para pengendara yang melintas.
Koordinator Sahabat BENAR Muhammad Abdullah mengatakan aksi solidaritas dilakukan sebagai bentuk simpatik atas pencalonan Dzulmi Eldin-Akhyar Nasution untuk Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan lima tahun mendatang. Sebab selama beberapa tahun, kondisi Medan menjadi lebih baik dari sebelumnya.
"Kita lihat banyak perubahan yang lebih baik di kota multietnis ini. Makanya kami aksi simpatik ini," ujar Abdullah saat ditemui wartawan seusai membagi-bagi bunga dan souvenir di persimpangan Jalan Raden Saleh-Jalan Balaikota, Lapangan Merdeka, Medan, Ahad (18/10/2015).
Selain membagikan bunga, pin dan selebaran, para mahasiswa ini juga memberikan air mineral kepada pengendara yang membutuhkan minum. Mereka menganggap dedikasi Eldin selama ini seperti air yang dibutuhkan manusia dan ada saat rakyat membutuhkan.
"Kita melihat perbaikan itu ada banyak. Buktinya banyak sudah ruas jalan di Kota Medan diperbaiki, selama ini bertahun-tahun tidak diperbaiki. Di masa Pak Eldin, bisa selesai dibeton. Tak perlu beliau menjelaskan, tetapi kenyataan yang membuktikan," sebutnya.
Abdullah juga menyampaikan ia dan rekan-rekan mahasiswa lainnya di Sahabat BENAR, mengutip motto Medan Rumah Kita yang berisi pesan berupa ajakan kepada seluruh warga Kota Medan untuk bersama-sama bahu membahu membantu membenahi Kota Medan dengan niat dan kerja keras. Sehingga terwujud kota yang multikultural, berdaya saing, harmonis, religius dan sejahtera.
"Sebenarnya itu sudah terlihat selama ini. Memang masih ada juga yang luput dan harus diperbaiki segera. Maka wajar saja kalau Medan itu kita bilang Rumah Kita. Karena sebagai warga, tentu ini kota kita, bukan kotanya orang Jakarta atau Surabaya," sebutnya yang menggelar aksi simpatik di Stasiun KA dan Bundaran Majestyk.
Mereka mengaku aksi tersebut merupakan inisiatif sendiri. Oleh karenanya, ditegaskan Abdullah, dukungan mereka kepada Eldin-Akhyar berasal dari pemikiran sendiri dan nurani melihat kondisi Medan yang semakin baik. (BS-001)