Tokoh Melayu Syarifuddin Siba Minta Ramadhan Pohan Jadikan Medan Terkenal di Dunia

Redaksi - Senin, 12 Oktober 2015 18:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102015/beritasumut_Tokoh-Melayu-Syarifuddin-Siba-Minta-Ramadhan-Pohan-Jadikan-Medan-Terkenal-di-Dunia.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Ramadhan Pohan berdiskusi dengan Syarifuddin Siba.

Beritasumut.com - Tokoh Melayu Profesor Syarifuddin Siba meminta Calon Wali Kota Medan Nomor Urut 2 Ramadhan Pohan agar membangun Kota Medan hingga terkenal di dunia.

Menurut Siba, Medan memiliki banyak potensi untuk dijadikan kota besar yang nyaman dan jadi kota Wisata. Terlebih Medan memiliki pelabuhan besar dan dialiri banyak sungai.

Tidak hanya itu saja, secara geografis, Medan juga dekat dengan Singapura dan Malaysia yang berpotensi mendatangkan wisatawan.

Pemilik lokasi wisata Siba Island dan pendiri Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Deli (IPMD) itu sangat menyayangkan kenapa potensi yang dimiliki Medan tidak dimaksimalkan pemimpin Medan terdahulu.

Saat berdiskusi, Siba menyampaikan konsep pembangunan waterfront city adalah konsep pembangunan yang cocok untuk Medan. Menurutnya, Medan beruntung memiliki pelabuhan besar yang dilayari sekira 200 kapal dalam satu hari. Waterfront city sendiri merupakan konsep pembangunan ramah lingkungan yang menampilkan keindahan kota.

"Saya sudah bangun Siba Island, pulau yang dulu penuh dengan rawa dan lumpur sekarang jadi lokasi wisata yang bagus. Siba Island juga pakai konsep waterfront city. Waterfornt city bisa dibangun di Medan. Konsep pembangunannya disesuaikan dengan kenyaman warga Medan. Dibutuhkan sedikitnya lahan 200 hektare untuk waterfront city," jelas Siba didampingi Tokoh Pemuda Karo, Roy Ginting, di Kantor IPMD Centre, Jalan Setia Budi, Medan, Senin (12/10/2015).

Pria yang merupakan anak dari keluarga nelayan ini, juga sempat berdiskusi mengenai Medan Utara. Sebagai orang yang sering berkontribusi dalam pembangunan di Medan Utara, dia mengatakan sejak ditinggal Wali Kota Bachtiar Jafar, Pemko Medan tidak mau berorientasi membangun kawasan Medan Utara.

"Program yang dibuat pemko Medan hanya program  sosial, bukan program pariwisata. Jadi kawasan Medan Utara banyak yang kumuh. Jarang ada orang yang berdiskusi tentang Medan Utara, semoga aspirasi kami orang Medan Utara bisa terakomodir Pak Ramadhan," kata Siba.

Dia juga mengingatkan Ramadhan jangan hanya terobsesi menjadi wali kota. Siba juga mendesak agar Ramadhan membangun Medan, menjadi kota besar yang dikenal di dunia.

"Jangan hanya jadi wali kota. Tapi buat Kota Medan terkenal di dunia. Terkenal akan keindahan, kenyamanan dan pariwisata yang menarik. Pak Ramadhan harus memajukan Kota Medan,"  ungkapnya.

Siba juga sempat memuji penampilan Ramadhan pada acara debat kandidat Calon Wali Kota Medan yang diselengarakan KPU Medan pada Sabtu (10/10/2015).

"Program yang disampaikan Pak Ramadhan pada debat lalu sangat bagus. Saya sempat berhenti kerja untuk menonton dari layar televisi.  Saya siap menemani Pak Ramadhan untuk bersosialiasi ke masyarakat," pungkas Siba.

Di tempat yang sama, Ramadhan mengatakan akan menggunakan konsep pembangunan waterfront city untuk Medan. Dia juga meminta Siba menjadi penasehatnya jika dia terpilih menjadi Wali Kota Medan 2016-2021.

"Banyak model waterfront city yang bisa diterapkan di Medan. Kota-kota indah di negara lain juga menggunakan konsep watwrfront city. Seminggu sekali saya juga akan berkantor di Medan Utara Agar semuanya berjalan sesuai perencanaan," ujar Ramadhan.

Dia juga berencana akan meningkatkan pelayanan publik di Medan Utara seperti pengurusan KTP dan KK. "Nanti pengurusan KTP dan KK enggak perlu ke Disdukcapil. Buat pelayanan terpadu di kantor camat saja. Enggak perlu hingga ke Disdukcapil terlalu jauh, kasihan warga kalau harus jauh-jauh," pungkas Ramadhan. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Medan Butuh Pemimpin Peduli Remaja Masjid

Berita

Merasa Didiskriminasi, FKGS Percayakan Nasib Guru ke Ramadhan Pohan

Berita

Raja Tabagsel Upah-upah Ramadhan Pohan

Berita

Pedagang Sutomo Ajak Ramadhan Diskusi Dini Hari

Berita

Usai Banjir, Ramadhan Pohan Turunkan Tim Fogging

Berita

Pulang ke Pasbel, Ramadhan Pohan Dikalungi Bunga