Ramadhan Pohan Tegaskan Benahi Permasalahan KTP dan KK Dalam 100 Hari

Redaksi - Sabtu, 10 Oktober 2015 21:07 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102015/beritasumut_Ramadhan-Pohan-Tegaskan-Benahi-Permasalahan-KTP-dan-KK-Dalam-100-Hari.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Ramadhan Pohan.

Beritasumut.com - Calon Wali Kota Medan Nomor Urut 2 Ramadhan Pohan menegaskan akan membenahi permasalahan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu keluarga (KK) yang banyak dikeluhkan warga Medan.

Hal itu diungkapkan Ramadhan kepada warga Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan di salah satu tambak ikan milik warga, Jumat (9/10/2015).

Saat berdialog dengan Ramadhan, seorang warga bernama Nurhayati mengeluhkan permasalahan KTP dan KK. Menurutnya proses pembuatan KTP dan KK sangat lama, bahkan aparat negara meminta uang saat warga mengurus KTP dan KK.

"Kami tidak mau minta yang banyak-banyak. Tolong bapak Ramadhan benahi soal KTP dan KK. Kata pemerintah gratis, tapi warga tetap diminta uang oleh petugas," ujar Nurhayati.

Menanggapi keluhan warga, Ramadhan menegaskan akan menyelesaikan masalah KTP dan KK hanya dalam waktu 100 hari. Dia juga berjanji akan mencopot aparatur negara jika masalah KK dan KTP tidak dibenahi dalam tempo 100 hari.

"Jika saya terpilih jadi Wali Kota Medan, dalam waktu 100 hari, saya akan benahi birokrasi dan tidak ada lagi permasalahan dalam mengurus KTP dan KK. Kalau masih ada permasalahan, saya akan copot pejabat yang bertugas mengurusi hal tersebut," tegas Ramadhan.

Menurutnya, dalam membenahi kota Medan, pemimpin harus membenahi permasalahan yang terkecil di terlebih dulu sebelum mengurusi hal yang besar.

"Untak apa bertele-tele mengurusi hal yang besar. Buat apa kita bicara pembangunan tapi kalau pelanggaran kecil di mata kita sendiri dibiarkan. Seperti pengurusan KTP dan KK, bertele-tele mahal pulak lagi. Pemimpin jangan merobek rasa keadilan rakyat," pungkas Ramadhan. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Sebanyak 278 Mahasiswa UIN Sumut Lakukan KKN di Langkat

Berita

Ramadhan Pohan Bakal Kembali Diperiksa Poldasu

Berita

Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan

Berita

Savita Bantah Sebagai Perantara Kasus Penipuan Ramadhan Pohan

Berita

Terkait Laporan Ramadhan Pohan, Penyidik Lakukan Pemeriksaan Terhadap Savita

Berita

Pemkab Asahan Terima KKN UINSU