Beritasumut.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Hasban Ritonga menerima kunjungan rombongan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, yang dipimpin oleh Deputi Pengkajian Strategik Lemhannas RI Djagal Wiseso Marsono, di ruang kerja Sekdaprov Sumut, Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (21/9/2015). Kunjungan dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana optimalisasi kebijakan sistem manajemen maritim yang berkelanjutan di Sumut
Pada kesempatan itu Sekda didampingi Asisten Administrasi Umum dan Aset Fitriyus, Plt Asisten Ekbang Hutomo, Kepala Bappeda Arsyad Lubis, Kepala Kesbangpolinmas Eddy Syofian.
Sedangkan rombongan yang dipimpin Djagal Wiseso Marsono datang bersama TA Pengkaji Bidang Wasantara Lemhanas Laksda Karma Suta dan TA Pengkaji Bidang Wasantara Lemhanas Laksda Siwi Sukma Adji, serta anggota tim lainnya.
Sekda mengatakan maksud dan tujuan kunjungan tim Lemhannas adalah untuk melakukan focus group discussion (FGD) bersama pihak terkait, tentang optimalisasi kebijakan sistem manajemen maritim yang berkelanjutan, guna percepatan pembangunan dalam rangka ketahanan nasional.
Sekda mengatakan bahwa Pemprov Sumut menyambut baik kunjungan tim untuk melakukan diskusi untuk membahas potensi kekayaan maritim di Sumut, seperti perikanan, terumbu karang, mangroove, rumput laut dan produk bioteknologi yang sangat menunjang pembangunan ekonomi Sumut dan Indonesia.
Ditambahkannya Pemerintah Sumut sudah melakukan beberapa langkah guna menunjang pembangunan maritim, yaitu reorientasi pembangunan yang berfokus pada kelautan, penyesuaian dana alokasi umum untuk pembangunan wilayah kepulauan dan perluasan kewenangan pengelolaan otonomi daerah dukungan dana alokasi.
"Diharapkan dengan kunjungan ini optimalisai kemaritiman di Sumut dapat ditingkatkan," ujarnya.
Sementara, Deputi Pengkajian Strategik Lemhannas RI Djagal Wiseso Marsono, sebagai ketua tim menyatakan terima kasih kepada Pemprov Sumut yang telah menerima tim untuk memperoleh informasi dan masukkan terkait kebijakan dalam pembangunan sistem manajemen maritim.
"Semoga informasi dan masukkan yang didapat nantinya akan bermanfaat guna percepatan pembangunan dalam rangka ketahanan nasional," harap Marsono. (BS-001)