Beritasumut.com - Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2015 menyedot perhatian banyak kalangan mulai dari pejabat, elit politik, pengusaha, mahasiswa, rakyat kelas atas, rakyat kelas menengah dan rakyat kelas bawah.
“Semuanya menginginkan perubahan yang lebih baik walaupun segelintir kalangan mungkin pragmatis dan oportunis untuk kepentingan pribadi atau golongan dalam proses pilkada ini,” tegas Ketua LSM Madina Care Fauzan Helmi Rangkuti SPd MSi, di Panyabungan, Senin (21/9/2015).
Kabupaten Mandailing Natal Juga termasuk salah satu daerah yang ikut dalam pesta demokrasi yang diikuti tiga kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati, yaitu, HM Yusuf Nasution MSi-H Imron Lubis SPd MM Nomor Urut 1, Drs Dahlan Hasan Nasution-H Jakfar Suheri Nasution Nomor Urut 2, dan Saparuddin Haji Lubis-Miswaruddin Daulay Nomor Urut 3.
Masih menurut Fauzan, mungkin momentum pilkada ini adalah euforia bagi elit politik Madina, karena momentum inilah sebenarnya indikator berhasil tidaknya para politisi mengantarkan calonnya sebagai pemenang. Dan saat ini jugalah kemampuan para politisi diukur dan diuji.
Teori-teori politik yang kemarin mungkin sebatas retorika dipraktikkan menjadi fakta yang riil di lapangan, apalagi politik ini melibatkan banyak manusia dan sesungguhnya manusia itu adalah zoon politicon (insan politik), jelasnya.
Proses Pilkada Kabupaten Mandailing Natal sampai tanggal 9 Desember 2015, pasti akan membuat banyak dinamika di Bumi Gordang Sambilan ini, tidak terkecuali para PNS (Pegawai Negeri Sipil) di lingkungan Pemkab Mandailing Natal.
“Untuk itu kita berharap kepada para PNS, agar tetap netral di masa transisi ini. Dan meningkatkan produktifitas kerja apalagi yang menyangkut pelayanan publik. Mudah-mudahan yang terpilih nanti adalah yang terbaik buat kita semua,” pungkas Fauzan. (BS-026)