Beritasumut.com - Pertemuan puluhan ustadz dengan Calon Wali Kota Medan Ramadhan Pohan di Posko Pemenangan Ramadhan-Eddi (REDI) di Jalan Gajah Mada Nomor 35, Medan, Selasa (8/9/2015) malam berlangsung akrab dan hangat.
Meski begitu, pertemuan itu akhirnya semakin serius saat Ramadhan menceritakan kondisi kota Medan kekinian yang semakin carut marut dan terpuruk. Suasana semakin fokus seorang Ustadz Muhammad Yasir meminta agar Ramadhan tak lagi bicara soal kondisi Kota Medan.
"Pak Ramadhan tidak perlu repot-repot menjelaskan kondisi Kota Medan yang sudah caru marut ini,” tukas Ustadz Yasir.
Menurut Yasir, tanpa diberitahu oleh Ramadhan pun, warga Medan sudah sangat mengetahui kondisi carut marut dan buruknya kota Medan saat ini.
“Cukup penjelasan dari Pak Ramadhan, warga sudah tahu dengan jelas kondisi buruk Kota Medan saat ini. Yang kami butuhkan adalah perubahan yang baik untuk kota Medan," tegas Ustadz Yasir.
Ditambahkan Ustadz Yasir, pemimpin yang dibutuhkan itu tidak hanya harus memiliki kecerdasan semata. Namun juga butuh keikhlasan dalam membangun Kota Medan.
"Jika tidak ikhlas memimpin kota Medan, ya hasilnya juga tidak maksimal. Pak Ramadhan juga harus memperhatikan jalan dan fasilitas umum lainnya, buat program kerja untuk memperbaiki yang rusak-rusak. Kami pasti dukung hal yang baik untuk perubahan," imbuh Ustadz Yasir.
Mendapatkan tantangan dari Ustadz Yasir, Ramadhan pun menegaskan tekad dan keinginannya bersama Eddie Kusuma. Yakni perubahan pembangunan yang berkelanjutan dengan mengedepankan harmoni dan kebersamaan.
“Kalau ingin perubahan, mari kita bangun bersama Kota Medan. Saya bersama rakyat akan membangun dengan harmoni dan kebersamaan, tentu dengan pelibatan seluruh stakeholder yang ada dan memberdayakan seluruh sumber daya yang ada,” tandas Ramadhan. (BS-001)