Indonesia Akan Kelola Sendiri Ruang Udara Untuk Lalu Lintas

Redaksi - Selasa, 08 September 2015 23:20 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir092015/beritasumut_Indonesia-Akan-Kelola-Sendiri-Ruang-Udara-Untuk-Lalu-Lintas.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Setkab
Menhub Ignasius Jonan didampingi Panglima TNI Jend. Gatot Nurmantyo dan Seskab Pramono Anung menyampaikan keterangan pers, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/9/2015) siang.

Beritasumut.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, memimpin rapat terbatas (Ratas) yang membahas mengenai Flight Information Region (FIR), yaitu ruang udara yang digunakan untuk lalu lintas di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/9/2015) siang.

Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan yang didampingi Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo kepada wartawan mengatakan, rapat terbatas itu membahas mengenai FIR di Blok A, B, C.

“Ini istilahnya Upper Natuna, perbatasan dengan Singapura dan Semenanjung Malaka Malaysia, dan juga perbatasan dengan negara bagian Malaysia yang berada di utara Kalimantan, Serawak dan sebagainya,” kata Jonan di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/9/2015) siang, seperti dilansir situs resmi Setkab RI.

Menurut Menhub, Presiden meminta agar dalam 3-4 tahun ini kita mempersiapkan peralatan-peralatan yang lebih baik, dan personil yang lebih baik, sehingga ruang udara kita nantinya dapat dikelola sendiri oleh bangsa Indonesia sendiri. Tidak seperti selama ini, ditugaskan Singapura untuk mengelolanya.

“Jadi ini di Upper Natuna, di perbatasan dengan Singapura dan Malaysia. Persiapannya 3-4 tahun. Kita juga akan bicara dengan Malaysia dan Singapura, kalau kita sudah siap nanti akan ada pengalihan. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik,” tegas Jonan.

Ditambahkan Jonan, sebenarnya FIR ini kalau dari penerbangan sipil masalahnya keselamatan yang paling utama, di mana Indonesia juga mengelola FIR negara lain.

“Jadi Christmas Island milik Australia dikelola oleh Indonesia. Timor Leste secara keseluruhan FIR-nya juga di Indonesia dan Auckland Island. Auckland Island di Pasifik miliknya Amerika Serikat, itu juga yang mengelola FIR-nya di Indonesia melalui ATC Ujung Pandang,” terang Jonan.

Tampak hadir dalam rapat terbatas itu antara lain Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Pertahanan Ryarmirzad Ryacudu, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Ristek dan Dikti M. Nasir, dan Kepala LAPAN Thomas Djamaludin. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Film Indonesia Menguat di Panggung Internasional Sepanjang 2025

Berita

Serahkan Piala Juara Liga 4, Gubernur Harapkan Sepakbola Sumut Makin Berkembang

Berita

Indonesia untuk Pertama Kali ke Piala Dunia U-17 Via Kualifikasi

Berita

Hasil Indonesia Vs Yaman: Garuda Muda Menang 4-1, ke Piala Dunia U-17

Berita

Walikota Medan Ajak Seluruh Warga Medan Dukung Fajar dan Mesa di 5 Top Indonesian Idol

Berita

Sikat Bahrain, Indonesia Mulai 'Intip' Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026