Beritasumut.com - Deputy Force Comander (DFC) Major General Syaifuddin Ahmed mengunjungi Camp Garuda di Indoengcoy Camp M’Poko Bangui, Rabu (2/9/2015) kemarin.
Dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (5/9/2015), kunjungan pertama kali DFC di Camp Kontingen Garuda, Pati bintang dua asal Bangladesh disambut oleh Komandan Kontingen Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-B Minusca Letkol Czi Denden Sumarlin.
Kunjungan diawali dengan penghormatan oleh jajar kehormatan, tarian tortor selamat datang serta pengalungan kain ulos oleh Dansatgas kepada DFC.
DFC disambut oleh jajar perwira dan anggota satgas Garuda yang diiringi dengan lagu selamat datang yang dimainkan oleh drum band Satgas Minusca.
Major General Syaifuddin Ahmed memberikan arahan kepada seluruh perwira agar dapat mengarahkan serta mengawasi kegiatan seluruh anggota kontingen Satgas Garuda.
Dalam arahannya, Ahmed mengatakan untuk mencegah setiap pelanggaran harus dilakukan dengan mengadakan pengawasan yang melekat dan terus menerus.
"Kita berkeyakinan kontingen Garuda dapat melaksanakan tugas yang diberikan oleh UN dengan baik. Kita juga berkeinginan untuk dapat berkunjung ke Indonesia," ujarnya.
Komandan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-B Minusca Letkol Czi Denden Sumarlin mengatakan, Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XXXVII-B Minusca di Afrika Tengah melaksanakan perbaikan akses jalan yang menghubungkan kampung Ngonggono dan area super camp Minusca menuju Bandara Bangui M’Poko.
Sejak pertikaian terjadi di Afrika Tengah, pemerintah sangat jarang memperhatikan perbaikan dan pembangunan sarana serta prasarana di ibu kota negara Republik Afrika Tengah tersebut. Akses jalan tersebut rusak, berlubang, dan apabila hujan turun maka akan becek dan banyak terdapat genangan air, jelasnya.
Dikatakan Denden, pekerjaan perbaikan jalan dimulai pada Kamis (27/8/2015) dan pekerjaan ini direncanakan akan selesai selama kurang lebih dua pekan, dengan panjang jalan kurang lebih 1.500 meter.
"Kita harapkan setelah perbaikan jalan ini, masyarakat sekitar dapat menggunakan akses jalan menuju dan keluar Bandara Bangui M’Poko dengan lancar, baik pada musim panas maupun musim hujan," pungkasnya. (BS-001)