Jokowi Undang Tukang Ojek, Sopir Mikrolet, Sopir Taksi, Makan Siang di Istana

Redaksi - Selasa, 01 September 2015 21:17 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir092015/beritasumut_Jokowi-Undang-Tukang-Ojek--Sopir-Mikrolet--Sopir-Taksi--Makan-Siang-di-Istana.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Setkab
Presiden Jokowi makan siang dengan seratusan tukang ojek, sopir mikrolet, sopir taksi, dsb, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9/2015) siang.

Beritasumut.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang seratusan pengojek, sopir mikrolet, Kopaja, Kopami Jaya, Metromini dan sopir taksi untuk makan siang bersama di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9/2015) siang.

“Saya mengundang ke sini hanya untuk makan siang, tidak ada kepentingan lain,” kata Jokowi saat menyampaikan pidato penyambutan makan siang untuk puluhan pengojek, sopir mikrolet, Kopaja, Kopami Jaya, Metromini dan sopir taksi, yang baru pertama kalinya diselenggarakan di Istana Negara ini, seperti dilansir situs resmi Setkab RI.

Dalam kesempatan ini, Presiden bercerita pada saat pertama kali ke Jakarta yang harus enam kali ganti angkutan dari Klender, Jakarta Timur, menuju ke Kuningan, Jakarta Selatan.

“Tahun 85-88 ke Jakarta dari Klender ke Kuningan tiap pagi jam 06.00 WIB tiga kali ganti angkutan. Saya ingat betul itu. Tahun 85 ingat (naik) metromini,” kenang Presiden.

Jokowi juga menginggatkan kepada para sopir dan para pengojek bahwa saat ini kompetisi sangat ketat dan diminta tidak saling bergesekan. 

“Hidup di manapun persaingan. Jangan berantem antara (Ojek) pangkalan dan Gojek,” katanya.

Presiden juga mengajak berdialog dengan para pengojek beserta para sopir angkutan umum yang diundang ke Istana.

Para pengojek dan sopir angkutan yang diundang ke makan siang oleh Presiden ke Istana mengaku sangat gembira dan pengalaman pertama sekali seumur hidup.

“Rasanya bangga banget, sebagai anak jalanan merasa dihargai. Susah dikatakan pak rasanya, ada rasa strawberi, juga binggung, yang pasti bahagia banget,” kata pengojek dari Gojek, Rofiq.

Rofiq yang asli Jakarta ini mengatakan bahwa dirinya dulu merupakan sopir taksi dan ojek pangkalan ini mengaku tertolong dengan adanya Gojek ini.

“Ada tambahan pendapatan setelah masuk Gojek, ini sangat membantu,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan teman Rofiq, Muksin, bahwa dirinya sangat bangga karena bisa masuk Istana Negara.

“Saya bahagia, baru kali ini ngrasain (merasakan) masuk istana,” kata Muksin.

Sedangkan Sopir Mikrolet, T Napitulu, mengatakan bahwa undangan makan siang ini meruapakan penghragaan yang tinggi bagi dirinya dan dihargai pekerjaan sopir sehingga diundang ke istana.

Menurut Napitulu, ada tiga temannya dari Metromini yang diundang makan siang bersama sopir dan tukang ojek yang diundang Presiden. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Lau Simeme

Berita

Panglima TNI Sematkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana Kepada Presiden RI di atas KRI RJW-992

Berita

Presiden Tekankan Pentingnya Bangun SDM Unggul untuk Tingkatkan Daya Saing Global

Berita

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Pamukkulu Berkapasitas 82 Juta Meter Kubik

Berita

Presiden Jokowi Kecam Keras Serangan Israel ke Rafah

Berita

Presiden Tegaskan Pemerintah Bantu Relokasi Korban Banjir dan Bangun Sabo Dam di Sumatera Barat