Kebutuhan Dasar 1.810 Pengungsi Terpenuhi

Redaksi - Rabu, 27 Mei 2015 18:19 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052015/beritasumut_Kebutuhan-Dasar-1-810-Pengungsi-Terpenuhi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
UNHCR mengunjungi penampungan sementara imigran Rohingya dan Bangladesh di Hotel Beras Pati, Medan, Senin (25/5/2015). UNHCR berjanji akan terus membantu pengungsi di Indonesia.
Beritasumut.com - Penanganan pengungsi Rohingya dan Bangladesh di Aceh dan Medan masih berlangsung hingga saat ini. Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5/2015).Dijelaskan, jumlah pengungsi Rohingya dan Bangladesh tercatat 1.810 yang tersebar di Langsa 682 jiwa, Aceh Utara 328 jiwa, Aceh Timur 409 jiwa, Aceh Tamiang 48 jiwa, Lhokseumawe 247 jiwa, dan Medan 96. Dari 1.810 jiwa tersebut terdiri atas laki-laki dewasa 1.328 jiwa, perempuan 244 jiwa dan anak-anak 238 jiwa.Tim Reaksi Cepat BNPB masih mendampingi Kemensos dan BPBD dalam penanganan pengungsi. Kebutuhan dasar bagi semua pengungsi tercukupi hingga saat ini. Bantuan dari Kemensos, BNPB, BPBD, Dinas Sosial, IOM, pemda, Imigrasi, NGO dan masyarakat masih mencukupi. Stok logistik di pos pengungsian mencukupi hingga 7-15 hari ke depan, yaitu pos pengungsi Langsa untuk 15 hari, pos pengungsi Aceh Timur untuk 10 hari, pos pengungsi Aceh Utara untuk 15 hari, pos pengungsi Tamiang untuk 7 hari, pos pengungsi Kantor Imigrasi Lhokseumawe dan di Hotel Beras Pati Medan sudah terpenuhi IOM dan Kantor Imigrasi."Kebutuhan MCK dan air bersih sudah terpenuhi. Sejak Senin (25/5/2015) telah dipasang WC knock down, hidran umum, dan tangki air dari Kemen PU Pera untuk 4 pos pengungsian (Langsa, Aceh Timur, Aceh Barat, dan Tamiang)," jelas Sutopo. Pelayanan kesehatan dilakukan 24 jam di semua tempat pengungsian dengan petugas jaga bergantian antar puskesmas yang terlibat. Setiap pos pengungsian disediakan rujukan ke rumah sakit daerah. Stock obat sampai dengan saat ini masih aman. Sampai dengan saat ini seluruh pengungsi belum divaksinasi.Masih diperlukan tenda pengungsi di beberapa tempat. Di pos pengungsian di Aceh Utara (Kuala Cangkoi) perlu 8 tenda, Kota Langsa 21 unit, Aceh Timur 11 unit, dan tenda keluarga 100 unit. Pemda Aceh memerlukan bantuan dana dari pemerintah pusat, pungkas Sutopo. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Kunjungi Kabupaten Karo, Setya Novanto Ditabalkan Marga Sinulingga

Berita

Partai Golkar Bangun Gedung Karya Multifungsi Sinabung

Berita

Plh Bupati Karo Buka Sosialisasi Pendataan Pengungsi Berbasis Android

Berita

KPU Karo Antar Jemput Pemilih Pengungsi Sinabung

Berita

Dompet Dhuafa Salurkan Hewan Kurban Untuk Pengungsi Rohingya

Berita

Penangkapan Tidak Sah, Kepala BBTNGL Dihukum Bayar Rp150 Ribu, Pengungsi Aceh: Itu Penghinaan