Beritasumut.com - Kunjungan Komisi C DPRD Kota Medan ke Pasar Induk Tuntungan dan Pasar Petisah, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (15/5/2015) sedikit ternoda. Niat sejumlah anggota dewan untuk memfasilitasi keluhan pedagang dengan berbagai kebijakan PD Pasar Medan ternyata dinilai buruk oleh oknum tertentu.
Fakta itu dibuktikan, saat rombongan Komisi C ke Pasar Induk, Jumat sore, disambut kurang bersahabat, dimana ada oknum menaiki sepeda motor dengan gas meraung-raung. Persisnya, saat rombongan Komisi C tiba di Pasar Induk, sebuah mobil dan sepeda motor berkeliling pasar sembari menggeber-geber gas mobil dan sepeda motor membuat suasana tak kondusif.
Tidak jauh berbeda saat rombongan Komisi C melanjutkan kunjungannya ke Pasar Petisah. Kunjungan dewan ini juga mendapat sambutan yang tidak bersahabat dari sejumlah oknum.
Setibanya rombongan Komisi C DPRD Medan yang dipimpin Ketua Komisi Salman Alfarisi didampingi Anggota Komisi Hendra DS, Kuat Surbakti, Zulkifli Lubis dan Staf Komisi Aini dan Novi di Basement Pasar Petisah, sejumlah oknum tampak berkumpul dan terkoordinir menunjukkan gelagat tak beretika.
Kemudian seorang oknum berkeliling menaiki sepeda motor dengan suara menggeber-geber. Usai melakukan aksi "balapnya", sepeda motor tadi pun menghampiri kumpulan anggota dewan yang sedang berdialog dengan utusan PD Pasar.
"Ada apa ini ngumpul-ngumpul, bapak-bapak ini darimana," cetus oknum yang menaiki sepeda motor tadi. Bahkan sejumlah oknum yang sebelumnya berkumpul agak jauh lantas ikut menghampiri anggota dewan. Sangat mengejutkan, tiba-tiba suara botol pecah terdengar kuat di tengah kerumunan. Ternyata botol tersebut adalah botol muniman keras (Miras) yang sengaja dipecahkan oknum yang tidak bertanggungjawab.
Tentu saja suasana menjadi tegang dan tidak kondusif, tampak anggota dewan pun tidak konsentrasi saat berdialog dengan pihak PD Pasar serta pedagang. Sehingga, tanpa melakukan kunjungan maksimal, anggota dewan memilih bubar.
Yang anehnya, sejumlah utusan PD Pasar tidak ada upaya menenangkan suasana agar kondusif. Bahkan seorang oknum dari PD Pasar tampak berbisik ke salah seorang anggota dewan menyebut, "Seperti ini lah pak yang kami alami setiap saat".
Ketua Komisi C DPRD Medan Salman Alfarisi, Anggota Hendra DS, Kuat Surbakti dan Zulkifli Lubis yang ikut kunjungan kepada wartawan mengaku sangat kecewa. Padahal kunjungan ke pasar untuk membantu pihak PD Pasar dan pedagang mencari solusi terbaik.
Bahkan Hendra DS sangat menyesalkan pihak PD Pasar yang terkesan melakukan pembiaran. Seharusnya PD Pasar harus mampu menciptakan suasana kondusif di pasar sehingga konsumen merasa nyaman.
"Bukan membiarkan minuman miras secara vulgar menyambut kehadiran dewan," ujar Hendra kesal. (BS-001)