DPRD Minta Pemko Medan Tuntaskan Relokasi Pedagang Sutomo

Redaksi - Minggu, 17 Mei 2015 23:52 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052015/beritasumut_DPRD-Minta-Pemko-Medan-Tuntaskan-Relokasi-Pedagang-Sutomo.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Komisi C DPRD Medan dipimpin Ketua Komisi C Salman Alfarisi bersama pihak PD Pasar meninjau Pasar Induk, Kelurahan Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (15/5/2015).

Beritasumut.com - Kendati operasional Pasar Induk, Kelurahan Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) sudah berjalan sejak Februari lalu, namun hingga kini, relokasi pedagang dari Jalan Sutomo ke Pasar Induk belum juga tuntas.

 

Melihat situasi itu, Komisi C DPRD Medan dipimpin Ketua Komisi Salman Alfarisi didampingi Sekretaris Deni Maulana Lubis bersama Anggota Hendra DS, Zulkifli Lubis, Kuat Surbakti, T Eswin didampingi Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Ramli, melakukah peninjauan Pasar Induk Tuntungan untuk mengetahui terkait fasilitas serta sarana dan prasarana apa saja yang dinilai masih kurang di pasar tersebut, Jumat (15/5/2015).

 

Saat melakukan peninjauan, Anggota Komisi C DPRD Medan Hendra DS menilai kondisi Pasar Induk Tuntungan sudah cukup representatif. Untuk itu, Hendra mendesak Pemko Medan agar melakukan relokasi seluruh pedagang Jalan Sutomo ke Pasar Induk. Pemindahan itu tentunya harus manusiawi serta paling utama harus mengakomodir keluhan pedagang.

"Kita harapkan dalam dua pekan ke depan, menjelang bulan Ramadhan, pemindahan pedagang sudah tuntas. Pemko Medan melalui PD Pasar harus melakukan kordinasi kepada semua pihak sehingga tidak bekerja asal-asalan. Sangat kita sayangkan, jika pasar induk tidak difungsikan pasti merugikan banyak pihak, terutama pemerintah yang sudah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk pembangunan, pembebasan lahan dan perbaikan akses keluar masuk," ujar Hendra.

 

Pernyataan Hendra ditimpali Ketua Komisi C Salman Alfarisi. Menurutnya Pemko Medan jangan setengah hati melakukan penataan terhadap pedagang. Pemko Medan harus dapat menawarkan solusi dan tentu memberikan fasilitas yang lebih bagus di Pasar Induk Tuntungan. 

"Kita harapkan pemindahan pedagang keseluruhan dapat rampung," papar Salman.

 

Hal yang sama disampaikan Anggota Komisi C DPRD Medan Kuat Surbakti. Pemko Medan harus dapat menjamin keamanan yang kondusif terhadap pedagang. Untuk itu segera berkordinasi dengan pihak kepolisian mendirikan pos polisi di lingkungan Pasar Induk. Hal tersebut diyakini dapat menghilangkan rasa takut karena dugaan rawan kejahatan menuju Pasar Induk.

 

Bukan itu saja, sambung Anggota Komisi Zulkifli Lubis, menurutnya Dinas Pertamanan Medan diharapkan dapat memberikan lampu penerangan jalan umum (lPJU) yang terang benderang menuju dan di lokasi Pasar Induk. Sama halnya jalan menuju Pasar Induk, mulai pintu masuk harus bersih dari semak dan rerumputan.

 

Salah satu pedagang sayur Ginting kepada wartawan mengatakan, sangat berharap Pemko Medan bertindak tegas pemindahan pedagang dari Jalan Sutomo ke Pasar Induk. Karena jika dilakukan setengah hati, maka mereka yang mau pindah dan saat ini berjualan di Pasar Induk sepi dari pembeli karena pelanggan masih saja belanja ke Pasar Sutomo. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Berita

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Berita

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Berita

Demo di Tengah Jalan, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Redam Emosi Pedagang Aksara

Berita

Lapak Terbakar, Pedagang Aksara Jualan di Pinggir Jalan

Berita

Tiga Instansi Pemko Tak Hadir, Rapat Pansus Kepling Dibatalkan