Tak Terpengaruh Isu Munaslub, Golkar Madina Komit ARB

Redaksi - Rabu, 06 Mei 2015 21:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052015/beritasumut_Tak-Terpengaruh-Isu-Munaslub--Golkar-Madina-Komit-ARB.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi.

Beritasumut.com - DPD II Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sampai saat ini mengakui Aburizal Bakrie (ARB) sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar. Wacana Munaslub Golkar dinilai sebagai wacana liar yang tak berakar dari konsepsi konstitusi Golkar yang tak jelas.

Demikian ditegaskan Ketua DPD II Partai Golkar Madina Imran Khaitamy Daulay didampingi Sekretaris Tim Pilkada Erwin Efendi Nasution di Kantor DPD II Partai Golkar Madina, Panyabungan, Rabu (6/5/2015).

Imran menjelaskan, terkait gonjang ganjing akan diadakannya Munaslub Golkar dalam waktu dekat, Golkar Madina menilai wacana Munaslub Partai Golkar adalah wacana liar yang tak berakar dari konsepsi konstitusi Golkar yang tak jelas. 

Golkar Madina tetap pada prinsip konstitusional yang hanya mengakui kepemimpinan Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum DPP dan Ajib Shah sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara.

Dijelaskan Imran, konflik Partai Golkar saat ini tengah berada di ranah hukum. Sebaiknya semua pihak menahan diri untuk tidak menambah keruh suasana dengan menghembuskan isu munaslub ke daerah-daerah. 

"Golkar Madina tidak terpengaruh dengan isu seperti itu. Kita taat pada konstitusi partai. Jadi kalaupun Munaslub Partai Golkar digelar, tentu harus melalui mekanisme konstitusi partai dan diselenggarakan DPP Partai Golkar di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie," paparnya.

Tentang adanya kendala sekaitan dengan semakin dekatnya tahapan Pilkada Desember 2015, Imran mengakui merasakan hal itu. Tapi menurutnya, sampai saat ini semua tahapan penjaringan masih berjalan dengan baik dan diperkirakan dalam waktu dekat sudah rampung. 

"Sekarang tinggal penetapan di tingkat kabupaten melalui rapat pleno diperluas. Saat ini tim pilkada sedang melakukan koordinasi dan konfirmasi terhadap semua calon tentang waktu kesediaan mereka untuk hadiri rapat pleno diperluas tersebut. Karena dalam rapat itu, semua bakal calon akan menyampaikan visi misinya dihadapan panelis dan semua unsur pimpinan kecamatan, ormas, sayap, DPD Provinsi dan Pengurus Kabupaten," ucapnya.

Ketika ditanya apakah Imran maju pada pilkada nanti, mantan Ketua DPRD Madina dua perioede ini menjelaskan bahwa dia telah mendaftarkan diri dan memohon untuk diusung Partai Golkar pada Pilkada Madina nanti.

"Kita lihat saja nanti, saya sudah mendaftarkan diri. Dicalonkan apa tidak, kita lihat nanti, itu tergantung Golkar nantinya. Kita hanya bisa berusaha, berdoa, dan dukungan masyarakat," jelasnya. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Berita

PELTI Didesak Gelar Munaslub

Berita

Lewat Munaslub, CP Naingggolan SE MAP Pimpin DPP FSPTI-KSPSI Sumut

Berita

Setya Novanto Ketua Umum, Presiden Jokowi: Kita Hormati Pilihan Pemilik Suara Partai Golkar

Berita

Kubu ARB Akan Laporkan Kubu AL Apabila Gelar Musda Golkar Madina

Berita

Golkar Madina Ajak Kader Pembangkang Kembali ke Jalan Yang Benar

Berita

Hanura Undang Pengurus Golkar Madina Makan Siang