Menag Resmikan Gedung Pelayanan H Anif Asrama Haji Medan

Redaksi - Sabtu, 11 April 2015 19:41 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042015/beritasumut_Menag-Resmikan-Gedung-Pelayanan-H-Anif-Asrama-Haji-Medan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Menang Lukman Hakim Saifuddin menandatangani prasasti disaksikan H Anif, Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi dan Kakanwil Kemenang Sumut Tohar Bayoangin. (Ist)

Beritasumut.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meresmikan Gedung Pelayanan H Anif Asrama Haji Medan di Asrama Haji Medan, Jalan AH Nasution, Medan, Sabtu (11/4/2015). Gedung tersebut diharapkan dapat meningkatkan layanan kesehatan calon jamaah haji sebelum berangkat ke tanah suci.

 

Peresmian ditandai penandatanganan prasasti oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin dan H Anif selaku donatur pembangunan gedung, didampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi dan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Sumut Drs H Tohar Bayoangin MAg.

 

Dalam kesempatan itu, Menag mengatakan gedung pelayanan haji tersebut mendukung program Kementerian Agama Tahun 2015 yang mengedepankan pelayanan kepada calon jamaah haji Indonesia, terutama bidang kesehatan.

"Sebelum berangkat ke tanah suci, calon jamaah haji akan mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan. Tenaga medis nantinya akan bertugas 24 jam untuk memastikan kondisi kesehatan fisik dan psikis calon jamaah haji," ujar Lukman.

 

Menag juga menegaskan, berdasarkan masukan dari sejumlah ormas Islam, Kementerian Agama telah mengeluarkan kebijakan akan memberikan prioritas kepada calon jamaah haji lanjut usia yang batal berangat pada musim haji 2015, untuk berangkat pada pada musim haji tahun depan.

 

"Tidak sedikit calon jamaah haji lanjut usia yang tidak bisa berangkat tahun ini karena alasan kesehatan dan lain hal. Misalnya akibat riwayat penyakit serius. Calon jamaah haji ini akan mendapat prioritas tahun depannya untuk berangkat ke tanah suci," jelas Lukman.

 

Selain itu, untuk memberikan rasa keadilan ditengah keterbatasan kuota haji Indonesia, Kemenag juga akan mempriotitaskan calon jamaah haji yang belum pernah menunaikan ibadah haji.

 

"Kuato haji Indonesia Tahun 2015 sama dengan kuota tahun 2014 yakni 168.000 orang. Untuk itu, kita memprioritaskan calon jamaah haji yang belum pernah berangkat. Sedang calon jamaah haji yang telah pernah berhaji, akan menyusul kemudian. Sisa kuota saya pastikan akan diberikan kepada yang berhak, bukan kepada pihak yang memiliki relasi," papar Lukman.

Menag juga mengatakan, besaran Ongkos Naik Haji (ONH) Indonesia Tahun 2015 akan ditetapkan akhir April ini. Pembahasan terkait besaran ONH saat ini sedang digodok Kemenag bersama Komisi VIII DPR RI.

"Kami berharap, besarannya tidak memberatkan calon jamaah haji. Saat ini sedang dalam pembahasan dengan DPR RI," ucap Lukman.

Sementara Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi mengatakan, dengan adanya gedung pelayanan jamaah haji, layanan kesehatan calon jamaah haji Embarkasi Medan akan semakin baik.

"Layanan kesehatan diberikan secara gratis. Layanan ini memastikan kondisi kesehatan calon jamaah haji dalam kodisi baik sebelum berangkat ke tanah suci," sebut Tengku Erry.

Tengku Erry juga mengatakan, selain gedung pelayanan haji, dalam waktu dekat, gedung pendukung pelayanan haji Embarkasi Medan berlaintai 4 juga akan diresmikan.

"Nantinya gedung baru itu akan digunakan menjadi gedung karantina calon jamaah haji, tempat keluarga menjenguk dan dapat juga digunakan untuk kegiatan masyarakat. Alokasi dananya dari Kementerian Agama yang bersumber dari APBN," terang Tengku Erry.

Gedung Pelayanan Haji Medan diberi nama Gedung H Anif. Gedung berlantai 3 tersebut dibangun atas sumbangan pengusaha H Anif.

 

"Gedung pelayanan haji ini memiliki 12 kamar rawat inap dan didukung pasilitas kesehatan serta tenaga medis. Pembangunan menghabiskan biaya sekitar Rp7 miliar," ujar Anif. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Meriah! Penutupan Gemi KKD ke-9 di MAS Proyek Univa Medan, Ratusan Pelajar Unjuk Bakat dan Kreativitas Dakwah

Berita

Pemko Gunungsitoli Gelar Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti Ke-79 Kementerian Agama RI Tahun 2025

Berita

Menteri Agama Berangkatkan Kloter Pertama Jemaah Haji 1445 H

Berita

Walikota Medan Jadi Pembina Apel Hari Amal Bakti ke-78 Kemenag RI

Berita

Kemenag Terbitkan Pedoman Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Idulfitri 1443 H

Berita

Calon Jemaah Haji Indonesia Capai 5,2 Juta Orang, SJH Jadi Program Pembinaan Selama Menunggu Keberangkatan