BPPKB Palas Sosialisasikan Pencegahan Trafficking dan Perlindungan Anak

Perempuan & Anak Kerap Menjadi Korban Trafficking

Redaksi - Sabtu, 11 April 2015 10:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042015/beritasumut_Perempuan---Anak-Kerap-Menjadi-Korban-Trafficking.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)

Beritasumut.com - Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Padang Lawas (Palas) melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan perdagangan manusia atau trafficking dan perlindungan terhadap anak di Aula MAN Sibuhuan, Jumat (10/4/2015).

Dalam sambutannya, Kepala BPPKB Palas Melinda Sormin mengatakan anak adalah amanah sekaligus karunia dari Tuhan, yang senantiasa harus kita jaga karena dalam dirinya melekat harkat dan martabat dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi. Hak azasi anak merupakan hak azasi yang diatur dalam UUD Tahun 1945 dan Konvensi PBB tentang hak-hak anak.

Kemudian sebut, anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.

"Anak juga merupakan masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita bangsa, sehingga setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi, serta berhak atas perlindungan dari tindakan kekerasan dan diskriminasi serta hak sipil dan kebebasan," ujar Melinda.

Menurut Melinda, upaya perlindungan anak perlu dilakukan sedini mungkin. Orang tua, keluarga, dan masyarakat bertanggungjawab untuk menjaga dan memelihara hak azasi tersebut.

Sambungnya, informasi yang diperoleh dari media cetak maupun elektronik, dan media sosial lainnya, banyak berita tentang perempuan dan anak yang menjadi korban trafficking, mulai dari korban yang menimbulkan gangguan fisik dan mental.

"Dengan adanya sosialisasi sosialisasi pencegahan dan penanggulangan perdagangan manusia atau trafficking dan perlindungan terhadap anak ini, besar harapan kami para undangan terutama anak-anak sekolah yang hadir dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat guna mencegah tindakan yang merusak fisik dan mental anak," tutupnya.

Acara sosialisasi diikuti peserta dari siswa SMA dan SMK se-Kabupaten Palas dan undangan, dengan narasumber Emmy Suryani Lubis SH MAP  dari Biro Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Sumatera Utara. (BS-032)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Cari Modal Menikah, Syukri Nekat jadi Kurir Sabu

Berita

Wika, Korban Trafficking Dipulangkan dari Kuala Lumpur

Berita

Ain, Korban Trafficking oleh Warga Malaysia Ini Berasal dari Medan

Berita

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Warga Binjai Diamankan di Bandara Kuala Namu

Berita

Ruang Tunggu Tak Nyaman, Pengelola Bandara Mengaku Belum Ada Terima Laporan

Berita

Bawa Ganja 14 Kg, Penumpang Lion Air Diamankan di Bandara Kuala Namu