Agung Laksono Persilahkan Ajib Ikut Musda

Redaksi - Sabtu, 11 April 2015 00:20 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042015/beritasumut_Agung-Laksono-Persilahkan-Ajib-Ikut-Musda.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)

Beritasumut.com - Terkait penolakan kubu Aburizal Bakrie (ARB) atas rencana kegiatan di Tiara Convention Hall, Medan, Sabtu (11/4/2015), Agung Laksono mengatakan kegiatan tersebut merupakan sebuah keniscayaan dalam rangka perbaikan partai, tidak dalam rangka pecat memecat atau mengundang kekisruhan.

"Jadi kunjungan saya ke sini (Medan) adalah dalam rangka melaksanakan amanat mahkamah partai. Sebagai misi penyelamatan partai," kata Agung Laksosno dalam pertemuan internal persiapan Konsolidasi Nasional Kader Golkar se-Sumut di Medan Club, Jalan Kartini, Medan, Jumat (10/4/2015) malam.

Soal pernyataan Ajib Shah terkait pemecatan sejumlah pengurus dan jabatan anggota dewan (DPRD) di fraksi serta alat kelengkapan, yang mengakui kepengurusan Plt versi Munas Ancol, Agung mengatakan hal tersebut tidak dapat dilakukan, sebab masa baktinya sudah habis. Karenanya, Plt yang kemudian berhak melaksanakan tugas kepartaian atau caretaker untuk mempersiapkan pelaksanaan musda, sesuai tingkatannya didaerah.

"Soal pemecatan itu bukan wewenang mereka, karena sudah habis masa berlakunya, sudah expired. Nanti sebaiknya, (pengurus) DPD hasil musda, silahkan lakukan perubahan-perubahan. Kalau sekarang, apa yang ada kita teruskan saja dulu," terangnya.

Dirinya pun tidak ingin terlalu jauh membahas mengenai ancaman pergantian jabatan anggota dewan di leguslatif. Termasuk untuk mengusik kedudukan Ketua DPRD Sumut yang kini diemban Ajib Shah. Begitu juga dirinya mengingatkan untuk tidak melakukan apapun terkait komposisi di legislatif daerah.

"Saya fikir pimpinan DPRD mengetahui ini, jangan grasak-grusuk dan jangan teror dibalas teror. Yang terpenting, roda organisasi harus jalan. Soal Ajib Shah, itu biasa," sebutnya.

Agung juga mengatakan dirinya mengenal sosok Ajib Shah sebagai sahabatnya. Apalagi keduanya merupakan putra asal Sumut yang sama-sama ikut membesarkan Partai Golkar. Sehingga, ia sangat membuka diri dan mempersilahkan Ketua DPRD Sumut itu untuk ikut berkompetisi dalam agenda Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut yang rencananya digelar September mendatang.

"Ajib Shah itu sahabat saya, apalagi kami kan sama-sama dari Medan. Saya akan tanyakan, kalau beliau ingin maju lagi, silahkan, kan ada musda. Jadi ke beliau itu tidak terganggu. Kami ini kan mengambil peranan dalam rangka menyelamatkan partai dari kebijakan-kebijakan yang keliru. Mungkin pemahaman hukumnya (kader) yang kurang," katanya.

Disinggun soal alasan pihaknya memilih Konsolidasi Nasional di Sumut untuk pertama kali pasca keluarnya putusan Menkumham tentang kepengurusan DPP Golkar, dirinya menganggap bahwa kader di provinsi ini sudah siap melaksanakan konsolidasi. Untuk selanjutnya, barulah menyusul daerah lain untuk dilakukan hal yang sama di seluruh Indonesia.

"Karena di sini sudah siap melaksanakan konsolidasi, nanti menyuusul ke provinsi yang lain. Jadi kami harus keliling terus dalam rangka penguatan," katanya. (BS-035)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Musda ke-IX Partai Golkar Binjai: Pemilihan Pengurus dan Ketua DPD II 2016-2021

Berita

Walikota Binjai Buka Pelaksanaan Musda ke-IX Partai Golkar

Berita

Kunjungi Kabupaten Karo, Setya Novanto Ditabalkan Marga Sinulingga

Berita

Partai Golkar Bangun Gedung Karya Multifungsi Sinabung

Berita

Agung Laksono:Kosgoro 1957 Harus Bangkit dan Mengubah Paradigma Lama

Berita

Gubsu Buka Musda ke-2 Kosgoro 1957 Provinsi Sumatera Utara