Beritasumut.com - Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Al Jam'iyatul Washliyah Sumatera Utara (Sumut) Prof DR Syaiful Akhyar Lubis MA menegaskan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumut ke depan harus mampu menjadi idola umat Islam.
Ini penting dilakukan PPP, karena memang sekarang ini ummat Islam sedang kehilangan idola atau ushwatun hasanah serta kepercayaan (trust) dari para pemimpinnya.
Nasehat itu disampaikan Prof Syaiful saat menerima kunjungan silaturahim Panitia Muswil VII PPP Sumut di Gedung Al Washliyah Sumut, Jalan SM Raja, Medan, Jumat (11/4/2015).
Lebih lanjut Prof Syaiful menyampaikan, bahwa umat Islam sebenarnya tidak terlalu banyak permintaan terhadap para pemimpinnya. Paling penting diperhatikan adalah hajat hidup masyarakat harus terpenuhi, yaitu aman dalam mencari nafkah, tenang melaksanakan ibadah dan tidak ada rasa khawatir ketika hendak keluar rumah.
"Kita harus mampu mengembalikan ruh dan patriotisme PPP yang dulu dan itu dapat dilakukan jika sudah tercipta keterikatan hati antara pengurus PPP dengan umat Islam. Jika hal itu dapat diwujudkan PPP, saya yakin umat akan mengidolakan PPP. Kalau sudah menjadi idola, yakinlah, maka umat akan menyalurkan aspirasi politiknya ke PPP," jelas Prof Syaiful.
Selain itu lanjut Prof Syaiful, problematika remaja Islam saat ini terkait dengan narkoba. Oleh karena itu, PPP harus menaruh perhatian serius terkait persoalan ini. PPP harus bekerja keras dengan seluruh elemen masyarakat untuk menyelematkan generasi muda dari bahaya narkoba.
Menyangkut program membangun keumatan, Prof Syaiful menyebutkan harus ada sinergitas antara pemerintah, partai politik dan ormas Islam. Saat ini kita sedang, menyusun program keummatan hasil Muswil Al Washilah yang baru dilaksanakan.
"Tentu kami berharap, PPP dan Al Washliyah bisa membangun kerja sama untuk melaksanakan program keumatan tersebut," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Muswil VII PPP Sumut yang juga Sekretaris Wilayah PPP Sumut Drs H Yulizar P Lubis MPsi menyampaikan bahwa silaturahim panitia muswil ke PW Al Jamiyatul Washliyah Sumut, dalam rangka meminta nasihat, masukan serta pandangan-pandangan para tokoh Islam untuk PPP.
"Seluruh nasihat dan masukan itu, nanti akan menjadi bahan pembahasan dalam muswil untuk dimasukkan dalam rekomendasi," ucapnya.
Selain itu, kalau berangkat dari sejarah, Al Washliyah dan PPP memiliki benang biru yang tak terputus. Sebab dimasa awal-awal PPP terbentuk di Sumatera Utara, tidak terlepas dari ulama-ulama Al Washliyah. Bahkan sampai sekarang ini, banyak kader Al Washliyah yang meniti karir politik di PPP. Karena memang PPP sebagai satu-satunya partai Islam, tumbuh dan besar berkat para ulama dan umat Islam.
"Sebagai partai yang dilahirkan para ulama, PPP harus tetap dekat dengan para ulama dan secara terus menerus meminta nasihat dan masukan dari para ulama," jelasnya.
Terkait muswil, Yulizar P Lubis yang akrab disapa Puli menyampaikan, pelaksanaan Muswil VII DPW PPP Sumut akan gelar pada 25-27 April 2015 di Hotel Garuda Plaza, Medan. Muswil direncakan akan dihadiri langsung Ketua Umum DPP PPP Ir H Romahurmuzy MT gelar Mangajar Mutia Hadamean Lubis.
Rombongan panitia muswil PPP Sumut di antaranya, Sekretaris Panitia Muswil Jhonson Sihaloho SAg, Ir H Andi Jaya Matondang, Ir H Muhammad Darianto MSc, M Soleh Tanjung ST, Jhon Masren Saragih, Darwin Marpaung SAg MAP, serta Humas Muswil Mursal Harahap SAg. Sementara selain Ketua PW Al Washliyah Sumut, juga hadir Hasan Basri Auria, Abdurrahman Rais SE, Jumari Deliputra SAg, masing-masing Wakil Sekretaris PW Al Washliyah. (BS-001)