Beritasumut.com - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tampaknya bakal memperkuat hubungan koalisi hingga ke daerah. Pasalnya Koalisi Merah Putih (KMP) yang digalang pada pilpres lalu, menjadi semacam komitmen politik bersama seluruh jajarannya.Namun dengan kondisi sejumlah partai politik (Parpol) di KMP yang sedang mengalami kisruh atau konflik di internal, maka yang lain harus memperkuat hubungan guna mempertahankan eksistensi koalisi yang kini memilih menjadi oposisi pemerintah.Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Medan Ihwan Ritonga mengatakan pihaknya belum mendapat petunjuk teknis (Juknis) dari pengurus tingkat pusat perihal penjaringan bakal calon walikota atau wakil walikota untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Medan yang akan digelar Desember mendatang.Namun demikian, dirinya mengakui bahwa kecenderungan untuk menetapkan bakal calon, yang menjadi prioritas partainya, adalah kader dari internal sendiri. Meskipun harus berkoalisi dengan partai lain, mengingat jumlah perolehan kursi di DPRD Medan ada 6 kursi atau 12%, sehingga untuk bisa memajukan calonnya, maka Gerindra Medan harus mendapatkan dukungan minimal 4 kursi lagi agar memenuhi syarat dukungan 20% kursi di legislatif."Yang prioritas tentunya kader ya. Tetapi karena kursi kita tidak mencukupi, jadi tetap harus berkoalisi dengan yang lain," katanya.Peluang koalisi sendiri menurut Ihwan terbuka untuk partai lain terutama yang berada di KMP seperti PKS, PAN, Golkar dan PPP. Namun dengan kemelut politik yang terjadi saat ini, hal yang paling logis adalah menguatkan koalisi dengan partai yang tidak terganggu secara politik dengan konflik atau dinamika di tingkat pusat. Dan untuk partai yang tergolong masih solid adalah PKS."Ya komunikasi penguatan terus kita jalankan, terutama dengan PKS. Tetapi kan mereka sendiri juga saat ini baru selesai pemilihan internal," kata Wakil Ketua DPRD Medan ini.Dalam hal penguatan KMP sendiri, Ihwan menyebutkan ia bersama Anggota DPRD Medan dari kedua partai tersebut menjaling komunikasi yang intensif. Penguatan KMP di tingkat legislatif juga terus dilakukan. Hal ini mengingat, saat ini, hanya PKS yang tergolong masih solid, bahkan di tingkat pusat sudah ada instruksi untuk memperkuat koalisi."Kalau dengan PKS, kita terus komunikasi. Begitu juga dengan wacana di dewan, kita sering sejalan. Apalagi Pak Prabowo adalah sosok yang komitmen dan setia kawan," pungkasnya. (BS-035)