Beritasumut.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Tengku Erry Nuradi menyampaikan rasa dukacita dan belasungkawa atas meninggalnya mantan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Kuan Yew.Belasungkawa tersebut disampaikan Tengku Erry dengan menuliskan ucapan duka cita pada buku yang telah disiapkan di Kantor Konsul Singapura di Medan, Gedung CIMB Niaga lantai 11, Jalan Imam Bonjol simpang Jalan Listrik, Medan, Senin (30/3/2015).Kehadiran Tengku Erry disambut Konsul Singapura di Medan, Mr Mark Low dan sejumlah staf konsulat."Mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, saya mengucapkan turut berdukacita dan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya PM Singapura Lee Kuan Yew," sebut Tengku Erry.Tengku Erry mengatakan, hubungan Singapura dengan Pemprov Sumut selama ini terjalin harmonis dan telah menjalin banyak kerja sama."Tidak sekadar hubungan diplomatik, hubungan Singapura dengan Sumut juga mencakup banyak bidang, mulai kerjasama investasi, pendidikan, kebudayaan dan sosial budaya," jelas Tengku Erry.Hubungan tersebut, memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik Singapura dan Sumut.Sementara Konsul Singapura di Medan, Mr Mark Low mengatakan, buku yang berisi ucapan belasungkawa akan diserahkan kepada keluarga besar amlmarhum Lee Kuan Yew di Singapura."Ini bukti perhatian Sumut bagi masyarakat Singapura," ujar Mark.Pemerintah Singapura menggelar upacara kenegaraan untuk mengatar jenazah PM Singapura, Lee Kuan Yew keperistirahatan terakhirnya pada Ahad (29/3/2015).Sebelum wafat akibat menderita pneumonia pada usia 91 tahun, Lee sempat menjabat PM Singapura selama 31 tahun. Lee dikenal karena memimpin Singapura lepas dari Federasi Malaysia dan berjuang membangun Sinapura menjadi salah satu negara dengan ekonomi terkuat dunia saat ini. (BS-001)