Hadiri Musrenbang RKPD Kota Sibolga

Tengku Erry Sampaikan 4 Pesan Kepada Syarfi

Redaksi - Rabu, 18 Maret 2015 01:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir032015/beritasumut_Tengku-Erry-Sampaikan-4-Pesan-Kepada-Syarfi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi memberikan arahan dalam acara Musrembang RKPD Sibolga 2016. (Ist)
Beritasumut.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Tengku Erry Nuradi mengimbau Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga mengembangkan 4 potensi prioritas pembangunan yakni infrastruktur, maritim, energi dan pangan.Imbauan itu disampaikan Wagub Tengku Erry dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sibolga 2016 di Aula Kantor Cabang Bank Indonesia (BI) Sibolga, Jalan Maruli Sitorus, Sibolga, Selasa (17/3/2015).Hadir dalam acara tersebut Walikota Sibolga M Syarfi Hutauruk, Kepala Perwakilan BI Sibolga M Junaifin, sejumlah Kepala Dinas (Kadis) jajaran Pemko Sibolga dan perwakilan instansi terkait.Dalam kesempatan tersebut, Tengku Erry menyatakan, pemerintah Jokowi-JK mengedepankan pembangunan insfrastruktur sebagai pendukungan pembangunan, tidak hanya di tingkat pusat, provinsi, namun juga hingga ke seluruh daerah secara nasional."Pembangunan insfrastruktur itu wajib. Jika tidak, akan menghambat pengembangan berbagai lini pembangunan. Seperti jalan raya, irigasi, jembatan dan sarana umum lainnya," ujar Tengku Erry.Bidang kelautan (maritim) juga menyimpan potensi sangat menjanjikan yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal."Belum ada kabupaten di Sumut mampu mendongkrak PAD dari bidang kelautan. Selama ini PAD hanya didorong sektor pajak. Kini saatnya memanfaatkan kekayaan laut yang melimpah ruah, khususnya kabupaten/kota yang memiliki daerah perairan seperti Sibolga, Tapteng dan sejumlah dareah di pesisir pantai barat dan pantai timur Sumatera," harap Tengku Erry.Sektor kelautan tidak hanya menjanjikan dari sisi perikanan tangkap, tetapi juga budidaya perikanan dan hasil laut lainnya. Bahkan potensi wisata laut juga belum tersentuh secara maksimal."Pengembangan potensi maritim akan mendongkrak taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya nelayan tradisional namun juga sektor lain yang saling berkaitan," papar Tengku Erry.Dalam kesempatan itu, Tengku Erry juga mendorong Pemko Sibolga untuk memaksimalkan pemanfaatan energi gas alam, panas bumi, air dan matahari untuk pengembangan pembangkit listrik."Sibolga juga potensial mengembangkan pilot project pengembangan energi terbarukan seperti bio diesel, pemanfaatan limbah kelapa sawit atau lain sebagainya," sebut Tengku Erry.Potensi yang tidak kalah menjanjikan adalah pemanfaatan lahan tepat guna dalam menwujudkan swasembada pangan nasional. Salah satunya dengan memanfaatkan sejumlah lahan tidur dengan mengembangkan tanaman yang memiliki daya ekonomis tinggi."Tetapi perlu kita perhatikan, pemanfaatan lahan jangan sampai menimbulkan dampak negatif, misalnya dengan mengubah fungsi hutan menjadi lahan pertanian," pesan Tengku Erry.Menurut Tengku Erry, empat sektor tersebut, menjadi acuan dasar dalam penyusunan RKPD Kota Sibolga tahun 2016, sebelum diusulkan dalam Musrembang Sumut yang terjadwal berlangsung pada 23 Maret 2015 mendatang."Tiap kabupaten/kota diharapkan menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah sesuai 4 skala prioritas yang telah dicanangkan pemerintah pusat agar bersinergi dalam mendorong pembangunan nasional," harap Tengku Erry.Seiring 4 priotitas itu, ujar Tengku Erry, pemkab dan pemko juga diharapkan menerapkan 9 agenda prioritas yang terangkum dalam Program Nawa Cita, program pemerintah Jokowi-JK yang digagas sebagai jalan menuju perubahan Indonesia yang berdaulat secara pilitik, mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.Sementara Walikota Sibolga M Syarfi Hutauruk mengatakan, pembangunan di Kota Sibolga berjalan pesat dalam lima tahun terakhir. Perkembangan berbagai bidang mendorong meningkatnya PAD Kota Sibolga dari Rp290 miliar per tahun menjadi Rp700 miliar pada akhir 2014. "Pemko Sibolga akan terus berpacu dalam melakukan pembangunan di berbagai bidang, termasuk mengelola sektor wisata secara maksimal demi menyejahterakan masyarakat," harap Syarfi.Beberapa destinasi wisata yang potensial dikembangkan adalah Pulau Poncan, wisata laut serta mendorong tumbuhnya wisata kuliner yang menyuguhkan hidangan olahan hasil laut."Begitu juga dengan industri kreatif lainnya yang dapat mendorong bisnis wisata di Kota Sibolga," papar Syarfi. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait