Kata Tengku Erry, Diusung Partai Besar Bukan Jaminan Menang Pilkada

Redaksi - Rabu, 04 Maret 2015 23:11 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir032015/beritasumut_Kata-Tengku-Erry--Diusung-Partai-Besar-Bukan-Jaminan-Menang-Pilkada.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Beritasumut.com – Ketua DPW Partai Nasdem Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi menegaskan, usungan yang diberikan oleh partai-partai besar tidak bisa dijadikan jaminan untuk memenangkan pentas pilkada. Hal ini ditegaskannya saat memimpin rapat konsolidasi DPW Partai Nasdem Sumut di Restoran Istana Koki, Medan, Rabu (4/3/2015)."Saya sudah tiga  kali punya pengalaman ikut pentas pilkada, dari situ saya mengatakan dukungan partai besar bukan jaminan untuk menang," katanya.Erry menyebutkan dirinya sudah tiga kali mengikuti pilkada yakni di Serdang Bedagai pada Tahun 2005 dan 2010 serta Pilgub Sumut 2013 lalu. Dari 3 tiga keikutsertaannya tersebut, Erry mengaku usungan dari partai besar tidak menjadi jaminan, melainkan sosok pemenangnya lebih didominasi oleh sosok yang memang disukai masyarakat."Banyak kita melihat, keputusan yang hanya ditingkat elit ataupun keputusan yang didasarkan pada nepotisme, justru ternyata tidak diminati. Kuncinya kita harus bisa mencari nama yang akan kita lempar ke masyarakat untuk disurvei," ungkapnya.Selaku Ketua DPW Nasdem Sumut yang baru, optimisme untuk memenangkan pilkada ini juga disampaikan oleh mantan Bupati Sergai tersebut. Menurutnya, metode melibatkan empat lembaga survei yang mereka lakukan untuk mencari sosok ideal yang akan diusung di pilkada akan membuat peluang mereka semakin besar meskipun kursi mereka di legislatif masih relatif sedikit."Kalau surveinya dilakukan dengan benar, maka itu akan mendekati kondisi sesungguhnya, tapi kalau ditukang-tukangi baru hasilnya beda," sebutnya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Mantan Calon Walikota Siantar Diperiksa Polda Sumut

Berita

UU Pilkada Disahkan, FPKS Kritisi Keharusan Legislator Mundur

Berita

Bawaslu Lantik Panwas Pilkada Tebing Tinggi dan Tapteng Pilkada

Berita

Jadwal Pilkada Pematangsiantar Belum Jelas

Berita

Ini Alasan RUU Pilkada Belum Juga Rampung

Berita

KPU Koordinasi dengan Pemprov Sumut Terkait Pilgub dan Pilkada