Beritasumut.com – Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memimpin serah terima jabatan Kepala Staf Ahli (Kasahli) Kasad dari Mayjen TNI Robby Win Kadir kepada Brigjen TNI Gede Kusuma Arta dan Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Darat (Kadisbintalad) dari Brigjen TNI Hadi Kusnan kepada Kolonel Infanteri Muhammad Hafiz di Aula AH Nasution Mabesad, Jakarta, Jumat (20/2/2015).Kasad dalam sambutannya mengatakan, bahwa mutasi jabatan di lingkungan TNI/TNI AD, selain dalam rangka pembinaan organisasi, juga bermanfaat guna pembinaan karier bagi personelyang bersangkutan. Melalui pertimbangan merit system dan talent scouting, dengan memberikan pengalaman dalam penugasan yang beragam dan berjenjang, diharapkan perwira yang memperoleh kesempatan dan kepercayaan mengemban jabatan yang variatif akan dapat meningkatkan wawasan berpikir, pengetahuan, serta meningkatkankualitas kepemimpinan dan kemampuan manajerial. Kesemuanya itu, akan sangat penting artinya dalam rangka mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas yang diemban.Lebih lanjut dikatakan Kasad, serah terima jabatan terutama pada level pangkat Pati, yang menempati posisi kepemimpinan pada tataran strategis, maka para perwira harus mampu menjabarkan kebijakan pimpinan Angkatan Darat ke dalam tataran taktis operasional secara tepat, sehingga dapat dijadikan sebagai pedoman secara teknis bagi unsur pimpinan pada level di bawahnya secara bertanggung jawab.Khusus terkait dengan tugas-tugas Kasahli, Kasad meminta agar memberdayakan secara optimal tugas-tugas Kapok Sahli beserta para Pamen di lingkungan staf masing-masing, untuk menyusun berbagai produk kajian yang berkualitas tinggi, sebagai sumber informasi yang akurat dan benar bagi pengambilan keputusan pimpinan. Produk kajian tersebut harus bisa disosialisasikan dan diimplementasikan sebagai pengetahuan bagi seluruh prajurit di satuan jajaran TNI AD.Begitu pula halnya dengan tugas-tugas Kadisbintalad, Kasad meminta agar memiliki tanggung jawab moral untuk melakukan pembinaan mental rohani, ideologi dan kejuangan prajurit serta PNS TNI AD beserta keluarganya. Untuk itu lanjut Kasad, kegiatan Bintal Fungsi Komando sangat diperlukan agar berbagai pelanggaran di satuan dapat dieliminir seoptimal mungkin, sehingga Prajurit dan PNS TNI AD memiliki moral dan etika keprajuritan yang kuat serta mental yang tangguh dalam setiap melaksanakan tugasnya. (BS-001)