Beritasumut.com – Masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) V meliputi Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli dan Medan Marelan meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melakukan perbaikan infrastruktur yang kondisinya memprihatinkan, khususnya pengaspalan jalan, pembangunan jalan setapak, perbaikan drainase dan lainnya.Permintaan itu disampaikan Anggota DPRD Medan asal Dapil V melalui juru bicaranya Mulia Asri Rambe (Bayek) dalam rapat paripurna DPRD Medan atas laporan pelaksanaan Reses III Tahun 2014 di gedung dewan, Jalan Maulana Lubis, Medan, Selasa (27/1/2015).Selain itu, pengadaan dan perbaikan lampu jalan juga menjadi keluhanan masyarakat di Dapil V, sebab banyak lampu jalan yang sudah tidak berfungsi (mati). Demikian juga terhadap peningkatan kinerja aparatur didalam memberikan pelayanan publik yang prima.Kata Bayek, sebagian besar masyarakat Dapil V meminta Dinas Pertamanan Kota Medan lebih memperhatikan perbaikan lampu jalan, karena sampai hari ini banyak lampu jalan yang mati."Dari berbagai aspirasi yang disampaikan, sebagian warga yang bermukim di Dapil V juga minta agar dilakukan perbaikan dan pengaspalan jalan yang rusak," ujar Bayek dalam laporan pelaksanaan resesnya tersebut.Karenanya lanjut Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Medan ini, perlu prioritas proyek perbaikan saluran drainase yang tidak lancar sehingga mengakibatkan terjadinya genangan air atau banjir.Hal ini tambah Bayek merupakan aspirasi warga yang paling berkembang dalam pelaksanaan reses tersebut, ini dikarenakan kondisi parit atau gorong-gorong saat ini banyak tumpat, karena lebih banyak tanah atau sampah yang mengendap di parit atau gorong-gorong.Khusus terhadap Camat Medan Deli diminta agar pemerimaan bantuan langsung tunai (BLT) agar didata ulang karena selama ini pihak kelurahan hanya menerima data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Akibatnya pembagiannya sering tidak tepat sasaran. Demikian juga terhadap pendistribusian jatah besar miskin (Raskin) bagi masyarakat kurang mampu, juga dirasakan masih belum tetap sasaran, sebab banyak warga yang perekonomiannya mampu malah menerima jatah raskin, sedangkan bagi warga yang memang layak untuk mendapatkan bantuan justeru tidak mendapatkanya.Karenanya dia berharap laporan pelaksanaan reses III tahun 2014 ini menjadi kontribusi positif pada perumusan kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan di Medan sesuai aspirasi masyarakat, ungkap Bayek. (BS-001)