Beritasumut.com – Pembangunan irigasi merupakan hal yang monumental dalam rangka mewujudkan swasembada pangan padi, jagung dan kedelai. Kegiatan itu dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Humbahas menambah jaringan irigasi sepanjang 6,5 kilometer guna mendukung program pemerintah pusat pada swasembada beras. Gerakan pencanangan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan irigasi di Desa Simamora, Kecamatan Baktiraja, Humbahas, Sumatera Utara (Sumut), Senin (19/1/2015).Bupati Humbahas Maddin Sihombing, mengatakan meskipun Humbahas sudah surplus beras sejak 2009, namun akan tetap meningkatkan produksi pertanian beras untuk mendukung program nasional. "Pencanangan perbaikan irigasi pada tahun ini sepanjang 6,5 km untuk 10 kecamatan dan diharapkan irigasi tadi dapat mengairi hamparan lahan pertanian seluas 6500 hektare," katanya.Dijelaskannya, khusus untuk Kecamatan Baktiraja akan dibangun sepanjang 500 meter yang sumber dananya dari APBN. "Disamping itu, untuk mendukung program swasembada beras tadi Pemkab Humbahas akan melakukan perbaikan pada sejumlah irigasi yang ada. Kita berharap petani dan kelompok tani dapat mengawasi semua pembangunan irigasi itu nantinya, agar dapat berjalan dengan baik," tukasnya.Lanjut Maddin, petugas perkumpulan petani pemakai air (P3A), hendaknya dapat memakai dan merawat irigasi agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani. "Setiap tahun produksi padi terus tumbuh sekitar 5 persen. Bahkan benih unggul Ciherang pernah dipakai di Desa Simangulape Baktiraja dan hasilnya bisa mendongkras produksi pertanian perhektare bahkan hingga 2 kali panen per tahun," katanya.Sentara Tokoh masyarakat setempat, Op Maruli Manalu mengatakan kehadiran irigasi di desa itu sudah lama dinantikan. Pasalnya, beberapa lokasi lahan pertanian di wilayah itu kerap kekeringan air akibat ketiadaan irigasi. "Ini sudah lama ditunggu, mudah-mudahan dengan pembangunan irigasi ini nantinya masyarakat petani disini bisa menikmati panen 2 kali setahun seperti pada desa lainnya di Kecamatan Baktiraja," katanya sambil menekankan sebelumnya lahan pertanian di desa itu hanya panen sekali setahun. (BS-027)