Mosi Tidak Percaya Kepada Wakil Ketua DPRD Madina Kandas, PPP Dianggap Tidak Konsisten

Redaksi - Minggu, 04 Januari 2015 19:55 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir012015/beritasumut_Mosi-Tidak-Percaya-Kepada-Wakil-Ketua-DPRD-Madina-Kandas--PPP-Dianggap-Tidak-Konsisten.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Anggota DPRD Madina Hatta Rangkuti. (Ist)
Beritasumut.com – Kandasnya mosi tidak percaya kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Jafar Suheri Nasution dinilai akibat tidak konsistennya politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).Anggota DPRD Madina Hatta Rangkuti di Panyabungan, Madina, Sumatera Utara (Sumut), Ahad (4/1/2015) menjelaskan, Anggota DPRD Madina dari PPP merupakan yang pertama menandatangani surat mosi tidak percaya terhadap Wakil Ketua DPRD Madina. Namun belakangan Anggota DPRD dari PPP menghadiri sidang paripurna yang dipimpin Jafar Suheri Nasution.           "Anggota DPRD dari PPP paling awal menandatangani surat mosi tidak percaya terhadap Wakil Ketua DPRD Jafar Suheri Nasution. Anehnya, mereka menghadiri sidang paripurna pandangan fraksi terhadap jawaban bupati di bawah pimpinan oknum yang dimosi tak percaya sehingga korum mencukupi," ungkap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.Sementara, Anggota DPRD lainnya yang belakangan turut menandatangani surat mosi tidak percaya tetap konsisten tidak masuk ke dalam paripurna karena dipimpin oknum yang telah dimosi tidak percaya, bukan menolak paripurnanya, imbuh Hatta.Atas kejadian tersebut, Hatta menilai tidak adanya sikap konsisten PPP terhadap mosi tidak percaya yang dilayangkan Fraksi Golkar, Gerindra, Demokrat dan PAN terhadap Wakil Ketua Jafar Suheri Nasution terkait dugaan gratifikasi atas pengeluaran Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) alias OTP yang selama ini telah memicu konflik di tengah masyarakat. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pernyataan Sikap DPP PPP Tentang Dikeluarkannya SK Perpanjangan Pengurus Muktamar Bandung

Berita

Harlah PPP Difokuskan di DPC

Berita

DPW PPP Sumut 2015-2020 Dilantik

Berita

Pasangan Calon Boleh Pasang Logo PPP

Berita

Jelang Pilkada Serentak, Jokowi Tanyakan Golkar dan PPP

Berita

Pilkada Serentak, PPP Melebur ke KMP