Medan, (beritasumut.com) – Hingga Oktober 2014, serapan anggaran belanja langsung Dinas Pertanian dan Kelautan (Distanla) Kota Medan pada APBD 2014 baru terealisasi sekitar Rp5 miliar lebih atau 25,22 persen dari total anggaran sebesar Rp21 miliar lebih. Realisasi itu diungkap Kadis Distanla Kota Medan Ahyar kepada Komisi D DPRD Kota Medan pada rapat dengar pendapat evaluasi triwulan III APBD TA 2014 yang dipimpin Landen Marbun di Gedung DPRD Kota Medan, Jalan Maulana Lubis, Medan, Jumat (21/11/2014) kemarin. Dihadapan Sekretaris Komisi D Dame Duma Sari Hutagalung dan sejumlah anggota komisi, seperti Abdul Rani, Maruli Tua Tarigan dan Sahat B Simbolon, Ahyar, berkeyakinan hingga akhir tahun anggaran, serapan anggaran dari 20 program di Distanla akan terealisasi antara 80-90 persen. “Saat ini ada beberapa program yang masih dan sedang dalam proses,” kata Ahyar. Terkait dengan hal itu, Landen mengharapkan Distanla untuk berkoordinasi dengan bagian keuangan, sehingga anggaran tersebut bisa secepatnya direalisasi. “Ini perlu diantisipasi. Jangan sampai rekanan telah selesai mengerjakannya, tapi anggarannya belum cair juga. Jangan sampai ini menjadi beban bayar hutang untuk tahun anggaran berikutnya seperti tahun sebelumnya,” kata Landen. Untuk penyuluhan pertanian, Landen meminta Distanla melakukannya dengan melihat tata letak wilayah atau daerah yang akan diberikan penyuluhan itu. “Artinya, Distanla fokus ke daerah sasaran seperti daerah Tuntungan dan Marelan, karena di wilayah itu masih tersedia lahan pertanian,” sebut Landen. (BS-001)