Prajurit TNI Harus Waspadai Bahaya Laten Komunis dan Paham Radikal

Redaksi - Sabtu, 15 November 2014 13:51 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir112014/beritasumut_TNI-AD2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (tni.mil.id)

Pekanbaru, (beritasumut.com) – Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto mengingatkan agar prajurit tidak lengah terhadap bahaya laten komunis dan paham radikal.

Hal itu disampaikan pada Acara Sosialisasi Bahaya Laten Komunis dan Paham Radikal, di aula Wiratama Korem 031/Wirabima, Pekanbaru, Kamis pagi (13/11/2014).

Seperti dikutip dari tni.mil.id, Sabtu (15/11/2014), Danrem 031/Wirabima dalam sosialisasinya mengatakan, ideologi komunis di Indonesia tidak pernah mati, terlebih lagi kondisi kehidupan Bangsa masih diliputi kemiskinan dan kesenjangan sosial. 

"Sekalipun Partai Komunis Indonesia (PKI) telah dibubarkan dan dilarang keberadaannya, namun di era reformasi ini justru memberi peluang munculnya multiideologi. Kendati secara organisasi PKI sudah tidak ada, namun secara ideologi tidak pernah hilang. Komponen bangsa perlu senantiasa waspada guna menangkal berbagai upaya bangkitnya kembali ajaran komunis yang berusaha untuk merusak ketatanegaraan di Indonesia,” ujarnya. 

Begitu juga dengan paham radikal yang selalu berupaya untuk menggunakan syariat agama dalam sendi-sendi keagamaan dan kenegaraan yang dapat mengganggu solidaritas kerukunan antar umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tak lupa dalam paparannya Danrem 031/Wirabima mengingatkan kepada para dandim agar melaksanakan pembinaan teritorial terbatas di wilayahnya, berani mengambil keputusan yang tepat jika terjadi suatu permasalahan di wilayahnya, dan dapat memberikan informasi yang akurat di wilayah binaannya. 

Prajurit teritorial harus mampu memberikan wawasan terhadap masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh faham radikal kanan serta mengajak masyarakat agar mengantisipasi dan mewaspadai terhadap orang asing yang akan memasukan ideologinya, sehingga nantinya akan diperoleh langkah, cara dan kesamaan dalam bertindak. Ideologi komunis masih dianggap sebagai ancaman negara. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Prajurit TNI Gagalkan Aksi Penjambretan di Medan

Berita

Prajurit TNI dan Wartawan Lomba Memancing Meriahkan HUT ke 64 Zipur

Berita

1.500 Prajurit TNI Dikerahkan Amankan Kunjungan SBY ke Karo

Berita

1.169 Prajurit TNI di Lebanon Terima Medali PBB

Berita

Prajurit TNI Berkumpul Bersama di Naqoura Lebanon

Berita

8 Prajurit TNI Yang Gugur di Papua Terima Bantuan Dari IDF