Medan, (beritasumut.com) – Kinerja Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan Sutan Endar Lubis, disorot. Pasalnya meski retribusi dibayar tiap bulan, namum tumpukan sampah tetap terlihat dimana-mana.Bahkan hampir di setiap kecamatan di Kota Medan terdapat tumpukan sampah sehingga menjadi keluhan masyarakat, sebab sampah tersebut kerap menimbulkan aroma tidak sedak sehingga rentan menimbulkan penyakit.Sebut saja di Kelurahan Sukamarai II, Kecamatan Medan Area yang terdapat tumpukan sampah, sehingga masyarakat di sana resah, sebab tumpukan sampah tersebut mengeluarkan bau busuk, padahal setiap bulan mereka dikutip uang sampah.Begitu juga di Kecamatan Medan Tembung, Kecamatan Medan Aplas, Medan Timur, Medan Polonia dan sejumlah Kecamatan lainnya di Medan banyak terlihat tumpukan sampah. Menyikapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ihwan Ritonga mengatakan, tumpakan sampah merupakan salah satu problem yang terjadi di tengah-tengah masyarakat."Saya dengar honor pekerja pengangkut sampah sudah dibayar, namun kenapa masih terjadi penumpukan sampah," ujar Ihwan Ritonga di Gedung DPRD Medan, Jalan Maulana Lubis, Medan Rabu (5/11/2014).Ini menunjukkan lemahnya disiplin pegawai di Dinas Kebersihan Kota Medan. Mereka tidak maksimal melakukan pengawasan terhadap sampah, ungkap Politisi Gerinda ini.Karenanya Anggota DPRD yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Kecamatan Medan Denai, Medan Area, Medan Kota dan Medan Amplas ini meminta Dinas Kebersihan bekerja sama dengan pihak kelurahan lebih intensif melakukan pengawasan terhadap sampah."Jangan biarkan sampah di Kota Medan sampai menumpuk, karena ini sangat meresahkan masyarakat, mengganggu aktifitas masyarakat, apalagi jika sampah-sampah tersebut sampai mengeluarkan bau busuk," tegasnya. (BS-001)