PMII Sumut Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM

Rencana Kenaikan Harga BBM ‘Berita Kematian’ Bagi Rakyat

Redaksi - Minggu, 02 November 2014 15:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir112014/beritasumut_Darwin-Sipahutar.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Darwin Sipahutar. (Dok)
Medan, (beritasumut.com) – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sumatera Utara (PKC PMII Sumut) menolak dengan keras rencana dinaikkannya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.Demikian ditegaskan Sekretaris Umum PKC PMII Sumut Darwin Sipahutar dalam siaran pers yang diterima beritasumut.com, Ahad (2/11/2014).Menurut Darwin Siahutar yang biasa disapa Abah Ledonk ini, kebijakan Pemerintahan Jokowi-JK yang akan menaikkan harga BBM bersubsidi merupakan sebuah tindakan yang tidak populis. Sebab rakyat saat ini sedang merasakan mahalnya listrik dan gas elpiji. Belum lagi rakyat terbebas dari kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) dan gas, pemerintah sudah menyebarkan “berita kematian” bagi rakyat dengan menaikkan harga BBM serta pengurangan subsidi untuk rakyat, dengan alasan menyelamatkan APBN 2015.“Kenaikan BBM dan pengurangan subsidi yang dilakukan pemerintah akan semakin memperparah kehidupan rakyat. Sudah pasti rakyat akan menjerit seiring kenaikan harga bahan-bahan pokok, efek dari naiknya BBM sehingga daya beli masyarakat semakin berkurang. Ini akibat pemerintah lebih pro asing ketimbang rakyat sendiri,” tegasnya.Maka dari itu, selain menolak dengan keras rencana kenaikan harga BBM, PMII Sumut juga menolak penghapusan/pengurangan subsidi untuk rakyat serta pengalihan subsidi dalam bentuk lain.Selanjutnya PMII Sumut mendesak pemerintah agar menasionalisasi perusahaan asing dan usir koorporat asing. Kemudian revisi standar ganda PP Nomor 36 Tahun 2004 tentang gas bumi.“PMII Sumut menolak konpensasi pemberian Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dinilai sebagai pembodohan bagi rakyat. Kembalikan Indonesia pada UUD 1945,” pungkas Abah Ledonk. Sebagaimana diketahui, Pemerintahan Jokowi-JK berencana menaikkan harga BBM bersubsidi pada awal November ini sebesar Rp3.000 per liter. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Lagi, HMI Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Berita

HMI Madina Long March Tolak Kenaikan Harga BBM

Berita

Rakyat Sumut Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM

Berita

Tolak Kenaikan Harga BBM, Pertamina Medan Didemo

Berita

Mahasiswa di Medan Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Berita

Buruh di Medan Tuntut Kenaikan Upah, Tolak Kenaikan Harga BBM