Medan, (beritasumut.com) – Wali Kota Medan diwakili Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis menghadiri Seminar Akhir Kegiatan Percontohan Project Of Capacity Devolopment For Climate Change Strategis di Hotel JW Mariot, Medan, Selasa (28/10/2014). Diharapkan seminar akhir ini akan menghasilkan program yang baik untuk mengatasi perubahan iklim di Sumatera Utara (Sumut) maupun Kota Medan.Seminar akhir ini dibuka oleh Gubernur Sumut diwakili Sekda Provinsi Sumut Nurdin Lubis dan dihadiri Direktur Lingkungan Bappenas Wahyuningsih Darajati, Konjen Jepang untuk Medan Mr Yuji Hamada, Kepala Bappeda Sumut Arsyad Lubis, Staf Ahli Gubernur Sumut Bidang Ekonomi Riadil Akhir Lubis dan para peserta seminar lainnya.Konjen Jepang Mr Yuji Hamada dalam sambutannya mengatakan, masalah lingkungan telah menjadi isu yang sangat serius dewasa ini. Bencana alam terjadi di berbagai negara disebabkan kondisi cuaca yang tidak normal di seluruh dunia."Pemerintah Jepang dan Pemerintah Provinsi Sumut bersama sama pemerintah daerah dari wilayah Jepang saling bahu membahu mendukung program kerjasama di bidang lingkungan hidup penanggulangan sampah dan program penghijauan, seperti yang dilakukan Japan Internasional Corporation Agency (JICA) di Provinsi Sumut,” kata YujiMenurut Yuzi Hamada, melalui JICA telah terjalin berbagai hubungan kerjasama yang unik diantaranya kerjasama lingkungan antara Kota Medan dengan Kota Kitakyushu, Jepang di bidang pengolahan sampah dan kerjasama air bersih antara Kota Medan dengan Kota Yokohama dan Kota Toyohashi. Selain Kota Medan, JICA juga menjali hubungan dengan Kabupaten Tapanuli Utara di bidang pertanian."Beberapa waktu lalu melalui kerja sama ini dengan beberapa daerah di Sumut, telah didirikan pusat pelatihan pertanian, kehutanan, dan perternakan berbasis organik yang terintegrasi di Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Serdang Bedagai, sedangkan di Kota Medan juga telah adanya tempat pengolahan sampah dan masyarakat. Di daerah Medan Marelan juga telah dibekali ilmu pengolahan sampah melalui seminar,” ungkapnya.Disamping itu Yuzi Hamada menjelaskan, pihaknya akan mengirim para peserta pelatihan di masing-masing bidang ke Jepang, dan sepulangnya dari Jepang mereka nantinya akan menerapkan proyek pertanian organik, kehutanan dan perikanan di Sumut sehingga akan menarik minat investor Jepang.Sementara itu Direktur Lingkungan Hidup Bappenas Wahyuningsih Darajati mengungkapkan momentum pertemuan ini sangat bagus, karena Perubahan Iklam yang terjadi saat ini berdampak banyak kepada lingkungan, salah satunya efek rumah kaca.Sedangkan Sekda Kota Medan Syuaiful Bahri Lubis sangat mengapresiasi digelarnya seminar akhir ini. Dia berharap seminar ini akan menghasilkan putusan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sumut, khususnya Kota Medan. (BS-001)