Medan, (beritasumut.com) – Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menginstruksikan Dinas Pertamanan Kota Medan untuk segera melakukan pemotongan dahan pohon yang menjulang ke atas dan ke arah jalan raya di seluruh pinggiran jalan di Medan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pohon tumbang akibat akarnya tidak kuat menahan beban pohon, mengingat tingginya intensitas hujan disertai angin di Medan saat ini.Instruksi ini disampaikan langsung wali kota ketika memimpin rapat evaluasi kinerja beserta seluruh Dewan Kota, Asisten, Staf Ahli, Pimpinan SKPD, Kepala Bagian serta Camat se-Kota Medan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman, Medan, Senin (27/10/2014) malam."Saya minta pemotongan ini secepatnya dilakukan, sebab cuaca di Kota Medan cukup ekstrim dimana hujan sering disertai angin kencang. Kondisi ini tentunya sangat rentan menyebabkan pohon tumbang,” kata wali kota didampingi Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis.Dengan pemotongan yang dilakukan ini kata Walikota, akar akan lebih kuat menahan beban pohon meskipun terjadi hujan disertai angin. Selama ini diakuinya Dinas Pertamanan telah melakukan pemangkasan pada pagian samping pohon. Ternyata hasilnya kurang efektif, sebab beban akar pohon hanya berkurang sedikit karena bagian atas masih menjulang tinggi. Akibatnya begitu hujan turun disertai angin, pohon pun tumbang.Dalam dua pekan belakangan ini, tercatat sudah dua kali pohon tumbang di Kota Medan. Peristiwa pertama terjadi di Jalan Sudirman Medan, persis depan Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara yang merenggut dua nyawa, Sabtu (18/10/2014). Kemudian, Senin (27/10/2014), pohon asam tumbang di Jalan Teuku Umar menyebabkan 5 unit mobil rusak dan menciderai seorang warga. Untuk itulah wali kota berharap dengan pemotongan yang dilakukan mampu mencegah terjadinya pohon tumbang kembali.Selain itu wali kota juga minta Dinas Pertamanan menyiapkan tim untuk siaga penuh. Begitu mendapat infiormasi pohon tumbang, segera turun ke lokasi untuk melakukan pemotongan sekaligus pembersihan sehingga tidak menyebabkan terjadinya kemacetan arus lalu lintas. Termasuk, rutin mengawasi dahan-dahan pohon yang sudah tua dan rapuh serta lakukan pemotongan.Selanjutnya mantan Sekda Kota Medan ini memerintahkan Dinas Pertanian dan Kelautan (Distanla) Kota Medan turun tangan mengantisipasi pohon tumbang. Lakukan analisis bagaimana caranya agar seluruh pohon-pohon yang ada di pinggir jalan kuat dan tidak gampang tumbang saat diterpa angin. “Jadi Distanla dan Dinas Pertanian harus bersinergitas mengatasi pohon tumbang ini,” ungkapnya seraya mengimbau warga Kota Medan juga berhati-hati saat melintas di jalan raya pada saat hujan turun. Eldin menyarankan jika tidak ada keperluan yang penting lebih baik tidak keluar rumah.Di samping antisipasi pohon tumbang, wali kota kemudian memerintahkan kepada seluruh camat untuk melakukan pendataan terhadap infrastruktur seperti jalan maupun drainase serta taman yang kondisinya perlu perbaikan di wilayahnya masing-masing. Data itu secepatnya disampaikan kepada Sekda untuk segera ditindaklanjuti.Menurut wali kota, berdasarkan data-data yang telah disampaikan itulah akan dilakukan pengecekan kembali guna ditetapkan mana yang akan menjadi skala prioritas segera dilakukannya perbaikan. “Saya minta data-data itu secepatnya diserahkan kepada sekda,” tegasnya.Lalu wali kota mengingatkan kepada pimpinan SKPD dan camat benar-benar memahami tupoksinya masing-masing. Sebab, selama ini dia melihat masih ada pimpinan SKPD dan camat yang belum memahami tupoksinya. Kondisi itu menyebabkan setiap kali ada masalah yang timbul, baik pimpinan SKPD maupun camat sering melemparkan tanggungjawabnya kepada wali kota.“Saya ingin pimpinan SKPD maupun camat memahami tupoksinya dan punya inisiatif yang tinggi. Jangan sedikit-sedikit setiap kali ada masalah, selalu dikatakan akan diteruskan kepada wali kota. Ke depan saya tak mau mendengar itu lagi. Jika ada masalah timbul, lakukan upaya mengatasinya semaksimal mungkin. Jika ada kendala, baru sampaikan kepada wali kota,” ungkapnya. (BS-001)