Pemko Medan Diminta Serius Tanggulangi DBD

Redaksi - Kamis, 23 Oktober 2014 21:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102014/beritasumut_Ihwan-Ritonga.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ihwan Ritonga. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Meningkatnya jumlah penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kota Medan akhir-akhir ini diminta supaya disikapi serius Pemko Medan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan dituntut tidak hanya berpedoman dasar standar penanganan. Dinkes harus terus memantau dan mensiasati penularan penyakit berbaya tersebut setiap saat. Anggota DPRD Kota Ihwan Ritonga mendesak Pemko Medan mengambil langkah serius upaya penanggulangannya. “Kita minta Dinkes tidak sekadar mengekspos jumlah kasus penderita DBD. Tapi harus melakukan langkah serius,” tegas politisi Gerindra ini di Medan, Kamis (23/10/2014). Disampaikan Ihwan, Pemko Medan harus melakukan upaya mempersempit penularan penyakit DBD. Dinkes diharapkan melakukan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat terkait bahaya demam berdarah. Tentu, masalah kebersihan rumah dan lingkungan harus diperhatikan. Begitu juga dengan petugas Dinas Kesehatan harus peka terhadap keluhan warga terkait gejala DBD. Bahkan, Ihwan Ritonga meminta pemko supaya menginstruksikan seluruh lurah dan kepala lingkungan dapat berperan aktif menyikapi masalah kebersihan dan kesehatan lingkungan masing-masing. “Persoalan DBD adalah masalah serius dan akan menjadi perhatian kita. Untuk itu anggaran biaya penanggulangan supaya tetap dialokasikan di APBD maksimal. Sehingga, Dinkes dapat secara rutin memberikan anti malaria kepada warga dan melakukan fogging (pengasapan),” tambah Ihwan. Kepada masyarakat, Ihwan juga menganjurkan supaya tetap menjaga lingkungan yang bersih dan membudayakan sifat gotong royong. Dengan kebersamaan menjaga kebersihan akan melahirkan  lingkungan yang sehat dan sejahtera. “Budaya gotong royong patut dilestarikan karena akan  mewujudkan hasil yang maksimal menjalin silaturahmi di masyarakat,” ujar polisi muda ini. Seperti diketahui sejak Januari hingga September 2014, jumlah kasus DBD di Medan sebanyak 853 kasus demam berdarah. Pada triwulan III 2014 atau sejak Juli hingga September 2014, Kecamatan Medan Sunggal menjadi jawara kasus DBD. Dari jumlah tersebut terdapat 6 orang meninggal dunia. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Berita

Granat Kota Medan Dukung Pemko dan DPRD Tambah Anggaran Kepolisian

Berita

Langgar Aturan Selama Libur Lebaran, Pejabat ASN Pemko Medan Akan Dikenakan Sanksi

Berita

Pemko Siapkan 3,5 Hektare Bangun Terminal A dan Jalan Menuju Pasar Induk Lau Cih

Berita

Janji Palsu Oknum PNS Pemko Medan Berakhir di Polsek Delitua ‎

Berita

Polda Sumut Dukung Pemko dan Polresta Medan Tertibkan Asmara Subuh