Medan, (beritasumut.com) – Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Juduf Kalla yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober mendatang, mahasiswa harus ikut aktif mengawal pemerintahan baru tersebut.Demikian disampaikan Bendahara Umum PB PMII Ahmad Riduan Hasibuan dalam siaran pers, Jumat (17/10/2014).Pengawalan tersebut bisa dilakukan dengan tertib dan baik. Namun tidak menghilangkan sikap kritis mahasiswa dalam menanggapi kebijakan pemerintah.Semangat perubahan yang akan dijalankan Jokowi-JK sesuai visi misi mereka harus kembali disuarakan, agar semua tidak lupa. Dalam kaidah agama, titik semua perbuatan itu akan bermuara pada niat seseorang. Jangan sampai ada niat yang keselip, candanya.Begitu juga yang menjadi penyeimbang, KMP yang akan tampil sebagai penyeimbang diharapkan sesuai niat suci, tidak boleh juga ada niat yang terselip. “Kita meyakini bahwa situasi politik ini akan menjadi baik jika semua berjalan dengan cita-cita untuk kemajuan bangsa,” pungkasnya. (BS-001)