Medan, (beritasumut.com) – Wali Kota Medan diwakili Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan Lahum mengambil sumpah/janji 145 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemko Medan di Balai Kota Medan, Selasa (14/10/2014). Selain sebagai pedoman sekaligus kewajiban untuk melaksanakan tugas dan fungsi sebagai apratur Negara, sumpah/janji ini juga merupakan salah satu bagian pokok pembinaan PNS, sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang.Sumpah/janji kata Lahum, merupakan suatu kesanggupan untuk mentaati keharusan atau tidak melakukan larangan yang ditentukan dan diikrarkan di hadapan atasan berwenang menurut kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Artinya, sumpah/janji pada hakekatnya bukan saja merupakan kesanggupan terhadap atasan yang berwenang melainkan juga kesanggupan terhadap Tuhan bahwa yang bersumpah akan mentaati segala keharusan dan tidak melakukan segala larangan yang telah ditentukan. Usai mengucapkan sumpah/janji ini, Lahum selanjutnya mengingatkan kepada seluruh PNS harus dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Di samping itu mereka juga harus memiliki wawasan sekaligus kesetiaan serta ketaatan terhadap Pancasila, UUD 1945 , negara maupun pemerintah.“Selain itu PNS juga harus bermental baik, bersatu padu, bersih, jujur, berdaya guna, berhasil guna, bermutu tinggi serta sadar sepenuhnya akan tanggung jawabnya sebagai unsure apratur Negara, abdi negara dan abdi masyarakat,” kata Lahum. Kemudian Lahum menegaskan lagi, PNS yang baru diambil sumpah/janjinya ini harus dapat melaksanakan tugas yang dipercayakan Negara dengan sebaik-baiknya. Lalu harus mampu menempatkan posisinya sebagai seorang aparatur pemerintah dan abdi masyarakat baik di lingkungan kerja maupun di tengah-tengah masyarakat.Di penghujung sambutannya, Lahum mengajak seluruh PNS untuk bersungguh-sungguh melaksanakan amanah yang diemban, sebab kegiatan sumpah janji bukan hanya seremonial. Diingatkannya, semua sesungguhnya memiliki peran besar dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan pemerintahan dan terciptanya pelayanan prima kepada masyarakat.“Kita harus mampu menjadi fasiltator pembangunan dengan mengedepankan pelayanan public yang baik, cepat, tepat dan professional. Apa yang kita kerjakan akan mendapat feedback dalam bentuk kepuasaan dan peran serta masyarakat terhadap pembangunan. Jika masyarakat puas dan gembira dengan hasil pekerjaan kita merupakan salah satu ciri masyarakat yang sejahtera, makmur serta menjadi indikator kesuksesan pembangunan yang kita laksanakan,” ungkapnya.Pengambilan sumpah/janji yang dilakukan ini merupakan gelombang keempat yang dilaksanakan BKD Medan. Sebelumnya, BKD telah mengambil sumpah janji dalam tiga gelombang yang dilaksanakan oleh Sekda Kota Medan syaiful Bahri Lubis. Total PNS yang telah diambil sumpahnya dalam empat gelombang ini sekitar 528 orang. (BS-001)