Medan, (beritasumut.com) – Kepesertaan masyarakat dalam program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang sudah diintegrasikan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ternyata belum tuntas. Pasalnya, hingga saat ini banyak masyarakat yang tidak mengatahui bahwa masyarakat sudah terdaftar secara otomatis di BPJS.Belakangan permasalahan ini terungkap, pendistribusian surat pelanggan yang dilakukan BPJS kepada masyarakat yang sebelumnya terdaftar di Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) tidak sampai ke masyarakat karena “mengendap” di kepala lingkungan (Kepling).Hal ini terungkap dalam kunjungan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan yang dipimpin Wakil Ketua Fraksi Asmui Lubis didampingi Sekretaris Jumadi, Bendahara Rajudin Sagala dan Penasihat Fraksi Salman Alfarisi ke Kantor BPJS Cabang Medan di Jalan Karya, Medan, Rabu (8/10/2014) siang.Kedatangan Fraksi PKS diterima Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan Mariamah didampingi Kepala Unit Pelayanan Primer Asri Ritonga."Selama ini masyarakat tidak mengetahui bahkan sebagian mempertanyakan soal program Jamkesmas yang sudah diintegrasikan ke BPJS," jelas Jumadi.Karena tak kunjung jelasnya permasalahan tersebut, sejumlah warga kemudian mendaftar secara mandiri ke BPJS. "Akhirnya masyarakat mendaftarkan diri ke BPJS karena tidak jelasnya permasalahan tersebut," jelas Jumadi.Menanggapi permasalahan itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan Mariamah mengatakan pihaknya sudah memberitahukan kepada masyarakat melalui surat pelanggan untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang didistribusikan ke puskesmas."Sesuai dengan kepesertaan Jamkesmas ada 8,1 juta kepesertaan Jamkesmas diintegrasikan ke BPJS seluruh Indonesia dan untuk memberitahukan kepesertaan di Kota Medan, BPJS sudah mendistribusikan 400 ribu lebih surat pelanggan kepada masyarakat melalui puskesmas kemudian ke kelurahan dan kepala lingkungan di Medan," jelas Mariamah.Dijelaskannya, surat pelanggan tersebut diberikan kepada warga yang sebelumnya terdaftar di Jamkesmas agar mereka mengetahui dan segera mendaftarkan diri dengan membawa surat pelanggan tersebut ke BPJS untuk digantikan dengan kartu kepesertaan BPJS Kesehatan."Jadi teknis penyampaian surat tersebut diberikan langsung ke puskesmas. Dari puskesma kemudian distribusikan ke lurah kemudian ke kepala lingkungan," jelas Mariamah.Menanggapi adanya surat yang “mengendap” dan belum sampai ke tangan masyarakat yang dituju, Mariamah enggan berkomentar lebih luas. "Inilah masalahnya, Pak," jelasnya.Dijelaskannya, untuk memberitahukan proses ini BPJS sudah sejak Maret 2014 lalu menyampaikan surat tersebut ke masyarakat. "Jadi sudah Maret lalu kami sampaikan. Dan masyarakat yang sudah menerima surat tersebut tinggal datang ke Kantor BPJS untuk proses registrasi," jelasnya.Mariamah mengharapkan melalui kunjungan Fraksi PKS, permasalahan ini segera bisa diatasi. "Harapan kita dengan kunjungan FPKS bisa menyampaikan persoalan ini ke masyarakat," jelasnya. (BS-001)