Panyabungan, (beritasumut.com) – Belum dicopotnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ismail Lubis yang menghina wartawan membuat elemen mahasiswa terdiri atas PMII, IM3, M-Four dan BEM STAIM, terus mengkritik Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution. Mereka mendesak Plt Bupati secepatnya mencopot Kadis Kesehatan Ismail Lubis dari jabatannya. Dahlan harus mengganti Kadis Kesehatan sebelum pelantikan Bupati Madina definitif yang dijadwalkan 9 Oktober mendatang.Demikian disampaikan perwakilan elemen mahasiswa Madina, Faisal Ardiansyah di Panyabungan, Selasa (30/9/2014).Suatu kesalahan besar jika Dahlan tetap mempertahankan Ismail Lubis yang keberadaannya dikhawatirkan bisa merusak hubungan Dahlan dengan berbagai elemen masyarakat Madina.Terkait rencana didefinitifkannya Dahlan menjadi Bupati Madina, PMII, IM3, M-Four dan BEM STAIM merasa pesimis.PMII, IM3, M-Four dan BEM STAIM yang selama ini getol menyoroti pemerintahan Dahlan yakin acara pelantikan Bupati Madina sekadar seremonial nan meriah yang dibiayai uang rakyat dan hanya akan jadi panggung "angin sorga" alias panggung sandiwara dan janji-janji politik tanpa realisasi.“Kami sudah bosan melihat panggung yang demikian, karena satu yang pasti Bupati akan berpidato tentang perbaikan masyarakat Madina, kemudian Bupati juga akan bersumpah dengan retorika Wallahi, Tallahi yang sudah sering kali terdengar tanpa realisasi," ucap Faisal.Faisal menilai banyak persoalan di Madina yang sampai saat ini seperti tidak mendapat komitmen penyelesaian dari Bupati sendiri, sehingga pendefinitifan Dahlan dinilai tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap Madina.“Untuk itu kami menyarankan Gubernur Sumut tidak perlu repot-repot datang ke Madina karena itu sama saja akan semakin memperparah derita masyarakat Madina,” imbuhnya.Berbagai masalah yang mendera Madina sampai saat ini antara lain masalah penyerobotan lahan warga oleh PT IM3 yang tidak kunjung selesai.Kemudian masalah tapal batas, sengketa perkebunan yang merugikan dan menyeret masyarakat di Pantai Barat.Masalah dana BPJS dan dugaan korupsi Dinas Kesehatan, melantik dan tetap mempertahankan pejabat bermasalah.Kemudian Kadis Kesehatan Ismail Lubis diduga terlibat masalah Alkes Tahun 2008, dana BPJS, dugaan bagi-bagi proyek, dan yang terbaru masalah penghinaan wartawan.Ada juga masalah di bidang pertanian misalnya masalah cetak sawah dan gapoktan. Kemudian dugaan korupsi di Dinas Perikanan terkait bantuan kelompok nelayan.Ditambahkan Faisal, di berbagai media Dahlan berkomentar akan mencopot oknum SKPD terlibat korupsi, tapi kenyataannya bukannya mencopot malah mendefinitifkan pejabat diduga bermaslah.Ketua PMII Madina Ikhsan Matondang menambahkan, jika Bupati berani mencopot Ismail Lubis sebelum 9 Oktober, berarti Dahlan masih punya komitmen untuk memperbaiki Madina.“Tetapi kami tidak yakin itu akan terjadi karena Kadis Kesehatan Ismail Lubis adalah ‘anak emas’ Bupati," ucap Ikhsan.Ikhsan mengatakan, atas berbagai persoalan yang terjadi di Madina, mereka sangat pesismis Dahlan punya komitmen untuk memperbaiki Madina. “Untuk itu kami berencana mengajak semua elemen pemuda dan mahasiswa untuk memboikot acara pelantikan. Lebih baik bergabung dengan kami yang akan turun ke jalan," pungkas Ikhsan. (BS-026)