Kadisdik Taput Dukung Dugaan ‘Jual Beli’ Jabatan Kepala Sekolah Diusut

Redaksi - Rabu, 01 Oktober 2014 10:46 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102014/beritasumut_Tut-Wuri-Handayani2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Tarutung, (beritasumut.com) – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Jamel Panjaitan layak diapresiasi. Sebab Jamel memberikan dukungan kepada media dan penegak hukum agar kasus dugaan “jual beli” jabatan kepala sekolah diusut.Demikian dikatakan Ketua I LSM MPPK2N Freddy H Hutasoit di Tarutung, Selasa (30/9/2014).“Pemberian apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Jamel Panjaitan karena beliau sangat menginginkan mutu pendidikan di Taput meningkat, serta upaya agar kepala sekolah tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, yakni terjadinya penyalahgunaan anggaran di sekolah masing-masing,” katanya.Lebih lanjut diharapkan seluruh Pimpinan SKPD dan maupun staf agar tetap komit dan loyal kepada Bupati Taput yang baru dan selalu memberikan masukan dan dukungan positif kepada Bupati demi kemajuan Taput ke depan.Kadisdik Taput Jamel Panjaitan saat berbincang-bincang dengan wartawan saat acara lomba gerak jalan HUT Kabupaten Taput mengatakan, soal pemberitaan mengenai dugaan “jual beli” jabatan kepala sekolah, secara pribadi Jamel mendukung agar diusut supaya terungkap siapa yang bermain di balik permasalahan ini.Ketua DPD LSM NGO-TOPAN-AD Pembela Butarbutar juga angkat bicara. Pihaknya akan secara resmi melaporkan hal tersebut ke Polres Taput sebab dugaan “jual beli” kepala sekolah sudah terendus sebelum pengangkatan, bahkan “pasarannya” juga sudah diketahui.Pembela menambahkan, dari segi penempatan kepala sekolah juga sudah nampak. Kepala sekolah yang berprestasi dimutasi kembali menjadi guru, kemudian diganti oleh guru “pemalas” sebagai kepala sekolah. Itu menunjukkan bahwa seleksi calon kepala sekolah tidak secara prosedur dan patut diduga adanya “jual beli” jabatan. (BS-027)


Tag:

Berita Terkait

Berita

ABG Samosir Diperkosa Kepala Sekolah Saat Ambil Ijazah

Berita

Pelajar SMAN 1 Siabu Demo Tuntut Kepala Sekolah Diganti

Berita

Uang BOS Rp63 Juta Raib Dari Bagasi Sepeda Motor Kepala Sekolah

Berita

Kejati Sumut Panggil 16 Kepala Sekolah di Medan

Berita

Ketua MKKKS Tanjung Morawa Diduga Pungut Kepsek Rp1 Juta

Berita

109 Kepala Sekolah di Medan Dilantik