Medan, (beritasumut.com) – Wali Kota Medan Dzulmi Eldin meninjau proyek galian Metropolitan Sanitation Management and Health Project (MSMHP) di Jalan Gaharu, persisnya persimpangan Jalan Tusam, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Rabu (24/9/2014).Dalam kesempatan tersebut, Project Enginer dari Consultant Sinotech Asian Development Bank (ADB) Parlaungan Napitupulu bisa memaklumi keluhan Wali Kota bahwa proyek yang sedang dikerjakan saat ini seperti ada kesan pembiaran. Namun dia mengaku sudah menerangkan kepada Wali Kota bahwa mereka senantiasa melakukan inovasi, termasuk pembuatan turab. Meski demikian turan yang dipasang masih lolos air sehingga membawa sendimen pasir.Untuk itulah, lanjut Parlaungan, pengerjaan proyek di Jalan Yos Sudarso khususnya ke depan akan membuat kedap air, sehingga air tidak lolos dari turap dan tidak membawa sendimen pasir seperti yang terjadi di Jalan Gaharu ini. Dengan demikian pihak kontraktor dapat memasang pipa dengan aman tanpa memikirkan kelongsoran-kelongsoran.“Kelongsoran-kelongsoran yang terjadi selama ini menyebabkan pengerjaan proyek berjalan lambat dan lobang penggalian menganga. Namun dengan pemasangan kedap air yang dilakukan, satu hari setelah pemasangan pipa bisa langsung dipindahkan, tidak seperti selama ini dalam satu minggu belum tentu bisa masuk satu pipa,” jelasnya.Selanjutnya Parlaungan menjelaskan permintaan Wali Kota agar paket 4 untuk pengerjaan proyek pipanisasi di Jalan Gaharu selesai tahun ini, siap mereka penuhi. Namun untuk paket 5 yakni pengerjaan di Jalan Kol Yos Sudarso akan menyeberang sampai Tahun 2015. “Pertengahan Desember 2014, paket 4 akan selesai kita kerjakan,” janjinya. (BS-001)