Medan, (beritasumut.com) – Warga yang bermukim di Jalan Perwira II dan III, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur kini bisa bernafas lega. Setelah belasan tahun harus hidup berdampingan dengan jalan rusak dan berdebu, kini mereka telah memiliki jalan cukup baik setelah Pemko Medan melalui Dinas Bina Marga Kota Medan melakukan pembetonan jalan. Karena itulah warga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi.Ucapan terima kasih ini disampaikan langsung warga kepada Wali Kota didampingi Kadis Bina Marga Khairul Syahnan ketika meninjau pembetonan lanjutan Jalan Perwira III, Rabu sore (17/9/2014). Warga sekitar yang mayoritas etnis Tionghoa baik tua maupun muda, satu persatu mendatangi Wali Kota sambil mengucapkan terima kasih.“Kamsiah (terima kasih), Pak Wali. Jalan kami sekarang ini sudah sangat baik sekali. Dengan pembetonan jalan yang dilakukan seperti ini, kami yakin jalan ini sekarang benar-benar sangat berkualitas dan bisa tahan lama. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-benarnya kepada Pak Wali,” kata Andi (65), salah seorang warga sambil menyalami Wali kota yang saat itu tengah mengawasi satu unit truk molen ketika menuangkan coran di atas jalan.Sebagai warga yang sudah 20 tahun lebih bermukim di kawasan tersebut, pria berdarah Tionghoa itu pun selama ini sudah pasrah dengan kondisi jalan yang rusak parah tersebut akibat tak kunjung diperbaiki. Pada saat musim kemarau tiba, jalan yang rusak dan berlubang itu justru menebarkan abu ketika dilintasi kenderaan bermotor.Selain mengganggu kenyamanan warga pada saat berkendaraan, abu juga berterbangan mengotori bagian depan rumah warga. Jadi setiap harinya warga harus berkutat dengan debu yang sangat menjengkelkan tersebut. Sebaliknya jika musim penghujan tiba, kata Andi, abu hilang berganti dengan lumpur sehingga jalan tak ubahnya seperti kubangan kerbau.“Jadi jika diperbolehkan memeluk, beliau pasti kami pelun sebagai ungkapan rasa terima kasih yang tak terhingga ini. Kami semua sangat senang, sebab jalan kami sekarang sangat luar biasa,” ungkap Andi dengan nada Tionghoa yang masih kental.Wali Kota menyambut satu persatu salaman warga sambil tersenyum. Tak lupa mantan Sekda Kota Medan ini mengingatkan kepada warga jika pembetonan jalan sudah selesai dilakukan, harus dijaga dan dirawat bersama sehingga bisa tahan lama. Selain itu pembetonan jalan akan diikuti dengan perbaikan drainase guna menghindari agar jalan tidak tergenang air.“Jika jalan sudah baik, drainase juga baik tentunya kawasan ini akan terlihat lebih baik lagi. Untuk itu marilah kita jaga dan rawat jalan maupun drainase ini nantinya. Selain itu saya juga berpesan kepada seluruh warga di sini agar terus menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” pesan Wali Kota.Selanjutnya Wali Kota menjelaskan, Pemko Medan kini tengah memfokuskan perbaikan infrastruktur jalan di kawasan Medan bagian utara. Selain pengaspalan, perbaikan infrastruktur jalan juga dilakukan dengan pembetonan sehingga lebih berkualitas dan tahan sampai puluhan tahun. Hal itu dilakukan agar warga bisa merasa lebih aman dan nyaman pada saat berkendaraan.“Perbaikan infrastruktur jalan ini kita lakukan sebagai wujud peningkatan pelayanan yang saat ini tengah dilakukan, sebab tahun 2014 telah kita canangkan sebagai tahun peningkatan pelayanan publik. Jadi seluruh jajaran Pemmko Medan akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai tugas amsing-masing,” jelasnya.Selain mengawasi proses pengecoran, Wali Kota sempat ikut meratakan coran yang baru dituangkan dari truk molen. Setelah itu Wali Kota meninjau jalan yangh sudah sempat dibeton. Dalam peninjauan itu, Wali kota juga minta kepada Kadis Bina Marga dan Camat Medan Timur untuk bersinergi membersihkan maupun melakukan pengorekan parit kanal yang melintasi kawasan tersebut. Eldin yakin jika parit kanal dalam dan bersih akan mampu menampung debit air pada saat hujan deras turun.Sementara itu Kadis Bina Marga Kota Medan Khairul Syahnan mengatakan, pembetonan jalan yang dilakukan di Jalan Perwira III sepanjang 256 meter, lebar 5,5 meter dengan ketebalan 17 cm. Sedangkan pembetonan Jalan Perwira II sepanjang 900 meter, lebar 6 meter dengan ketebalan 17 cm. Jika selesai dibeton, kedua jalan ini akan mampu menampung kendaraan dengan tonase 50 ton.“Jalan yang baru selesai kita beton ini belum bisa dilalui kendaraan bermotor, terutama mobil maupun truk. Coran ini baru benar-benar ‘matang’ setelah 28 hari. Untuk itulah kita sudah minta kepada warga setempat, camat, lurah dan kepala lingkungan untuk tidak memperkenankan kendaraan bermotror melintas sampai 28 hari pasca pengecoran agar jalan ini nantinya benar-benar berkualitas,” jelas syahnan. (BS-001)